Dirjen Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Sjarief Widjaja, mengatakan pemerintah akan menawarkan investasi untuk mengembangkan pulau kecil Indonesia.
Ia mengatakan investasi itu terkait perikanan yang nanti produk hasil ikannya dapat diekspor ke Saudi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengaku telah menyiapkan MoU atau perjanjian terkait pengembangan ekspor produk perikanan Indonesia ke Saudi. Menurutnya ini menjadi peluang yang besar karena pasar di Saudi sangat banyak terutama karena jamaah umrohnya yang banyak.
"Ada rencana rancangan MoU yang akan dikembangkan intinya kepada bagaimana perkembangan produk Indonesia dikonsumsi oleh masyarakat Saudi. Anda tahu jumlah jamaah umroh haji luar biasa jadi bisa meningkatkan eksport kita," ujar Sjarief.
Seperti diketahui, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) menyebut ada 10 nota kesepahaman (MoU) yang akan ditandatangani dalam penguatan kerja sama Indonesia-Arab Saudi. Kesepuluh MoU akan diteken saat Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud datang ke Indonesia.
Pada kedatangan Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz Al-Saud ini, pemerintah berharap dapat memberikan dampak besar ke perekenomian. Ditargetkan investasi masuk ke dalam negeri sebesar US$ 25 miliar atau Rp 332,5 triliun (kurs Rp 13.300/US$). (hns/hns)











































