Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Persero, Edi Sukmoro menuturkan, kereta bandara akan berawal dari dua stasiun utama, yaitu Stasiun Manggarai dan Stasiun Kota.
"Stasiun keberangkatan dari Stasiun Manggarai dan Stasiun Kota. Dua-duanya kita genjot. Kan instruksi Presiden Juli ini sudah bisa dipakai," ungkap Edi kepada detikFinance, di Gedung Jakarta Raiway Center (JRC), Jakarta, Senin (27/2/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau dari Stasiun Manggarai, pertama dia dari Manggarai ke Stasiun Sudirman Baru, lalu ke Duri, terus ke Batu Ceper, dari Batu Ceper langsung masuk ke bandara. Itu sekitar 50 menit," kata dia.
"Kalau yang Stasiun Kota itu simple. Dari Kota ke Stasiun Duri, lalu ke Batu Ceper, langsung masuk ke Stasiun Bandara. Itu waktunya sekitar 80% dari yang Stasiun Sudirman," sambungnya.
Edi optimistis proyek kereta bandara bisa diselesaikan sesuai dengan target yang telah ditentukan, yakni pada bulan Juni mendatang. Sementara, kata dia, pesanan rangkaian kereta akan datang paling lambat April nanti.
"Tetap bulan Juni selesai, Juli diresmikan. Pokoknya targetnya tetap digenjot itu terus. Keretanya sudah datang bulan April paling lambat. Saya genjot Maret sudah datang. Ya mudah-mudahanlah," tutupnya. (hns/ang)











































