Trump berencana untuk menggelontorkan dana US$ 1 triliun, atau sekitar Rp 13.300 triliun untuk membangun infrastruktur. Tujuannya, menggenjot pertumbuhan ekonomi di negara tersebut.
Baca juga: Banyak Program Trump Mirip RI, Jokowi: Kami Senang Hati Bagi Pengalaman
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk kembali membangun negara, saya akan meminta Kongres menyetujui anggaran US$ 1 triliun untuk investasi di sektor infrastruktur, dan menciptakan jutaan lapangan pekerjaan," kata Trump dilansir dari AFP, Rabu (1/3/2017).
Namun Trump belum memberikan detil bagaimana uang tersebut akan digunakan.
Trump menjelaskan, AS selama ini telah menghabiskan US$ 6 triliun untuk urusan Timur Tengah, sementara pembangunan infrastruktur ditinggalkan.
"Dengan US$ 6 miliar kita bisa membangun kembali negara ini, dua kali. Bahkan tiga kali," ujar Trump.
Selain itu, Trump juga menjanjikan reformasi perpajakan yang bersejarah. Dia akan memangkas tarif pajak bagi perusahaan-perusahaan di AS. Dia juga akan mengenakan pajak impor yang besar untuk melindungi produk-produk buatan AS.
Baca juga: Jokowi: Donald Trump Tiru-tiru Tax Amnesty RI
"Saat ini bila kita mengekspor produk ke luar Amerika, banyak negara yang membuat kita membayar tarif tinggi dan juga pajak. Namun saat perusahaan luar mengirim produknya ke Amerika, kita tidak memberikan tarif apa-apa," tuturnya.
Trump bercerita soal pertemuannya dengan pejabat dari Harley-Davidson, yang mengatakan motor mereka dikenakan pajak 100% di negara luar, yang tidak disebutkan namanya. (wdl/ang)











































