Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan P. Roeslani mengatakan, dalam forum tersebut sudah terlihat sinyal-sinyal ketertarikan. Menurutnya pengusaha Arab Saudi sangat tertarik dengan produk mebel dan kerajinan berbahan dasar kayu dari Indonesia.
"Kalau dagang tadi sempat disampaikan mereka tertarik produk-produk handycraft terutama yang kayu. Karena mereka pokoknya yang hubungan dengan kayu atau pohon mereka suka saja," tuturnya di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, Kamis (2/3/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tren perdagangan kita dengan merekakan menurun. Nilainya tahun lalu itu hampir US$ 5 miliar, tapi tahun sebelumnya US$ 8 miliar. Jadi penurunannya itu cukup signifikan, dengan penurunan ini pun defisit transaksi berjalan kita turun tahun lalu US$ 1,4 miliar, tahun sebelumnya malah hampir US$ 3 miliar," imbuhnya.
Untuk itu menurut Rosan perlu ada trobosan baru untuk meningkatkan neraca perdagangan Indonesia. Salah satunya dengan memanfaatkan momentum kedatangan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al-Saud beserta rombongan. (ang/ang)











































