Ini Strategi Sri Mulyani Kurangi Kemiskinan di Daerah

Ini Strategi Sri Mulyani Kurangi Kemiskinan di Daerah

Fadhly F Rachman - detikFinance
Kamis, 02 Mar 2017 19:16 WIB
Ini Strategi Sri Mulyani Kurangi Kemiskinan di Daerah
Foto: Ardan Adhi Chandra
Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati punya cara untuk dapat mengurangi jumlah kemiskinan yang ada di Indonesia. Ia menilai, dana transfer ke daerah dari pemerintah pusat belum optimal dalam mengurangi jumlah penduduk miskin.

"Kalau dilihat dari data yang ada, jumlah transfer yang meningkat tidak disertai dengan penurunan dari jumlah penduduk miskin," ungkap Sri Mulyani di Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (2/3/2017).

"Kita lihat apa penyebabnya, satu, dari pemerintah daerah, dengan uang yang banyak ini tidak selalu bisa diterjemahkan menjadi program yang benar-benar bersentuhan dengan masyarakat," sambungnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu, ia mengatakan, pihaknya juga bakal melakukan berbagai pendekatan yang berbeda untuk setiap daerah. Sebab, kata dia, setiap daerah memiliki situasi yang spesifik, baik dilihat dari letak geografisnya, atau tingkat kapasitas penduduknya yang sedikit, mau pun jenis aktivitas penduduknya.

"Pesan saya adalah bahwa kita sudah meningkatkan transfer melalui berbagai macam channel, mulai dari provinsi, kabupaten, desa melalui DAU (Dana Alokasi Umum), DAK (Dana Alokasi Khusys), DBH (Dana Bagi Hasil), maka kita harus lihat apakah ini permasalahan instrumen atau persoalan kapasitas, atau government, atau tata kelola," kata dia.

Oleh karena itu, Sri Mulyani mengatakan, pihaknya akan terus mengawasi anggaran dana desa sebesar Rp 60 triliun dengan bekerja sama dengan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi.

"Kita kerja sama dengan Menteri Pedesaan, kita menggunakan berbagai akselerasi untuk meningkatkan apa yang dinamakan pendamping agar dana desanya itu tidak waste," tuturnya. (dna/dna)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads