Pembahasannya juga mengenai potensi perekonomian masing-masing daerah yang harus dioptimalkan untuk menggenjot perekonomian di daerah tersebut.
Saat ini, Provinsi Lampung yang dibahas oleh Presiden Jokowi dalam ratas bersama dengan jajaran menteri kabinet kerja. Provinsi Lampung diwakili langsung oleh Gubernur Lampung Ridho Ficardo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya itu untuk mengecek perkembangan pembangunan proyek prioritas nasional yang ada di daerah," kata Darmin di Komplek Istana, Jakarta, Senin (6/3/2017).
Keikutsertaan para kepala daerah, kata Darmin, juga sebagai menjadi wadah bagi pemerintah daerah dan pemerintah pusat membahas mengenai proyek-proyek prioritas di masing-masing daerah.
"Jadi soal ada masalahnya, progresnya bagaimana, kalau ada masalahnya apa, bagaimana menyelesaikannya, ini hanya untuk proyek itu berjalan sebagaimana mestinya," jelasanya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Staff Presiden (KSP) Teten Masduki mengungkapkan, rapat terbatas antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah akan diberlakukan kepada seluruh provinsi di Indonesia.
Adapun, rapat tersebut akan membahas mengenai evaluasi dan perkembangan proyek strategis nasional yang berada di 34 provinsi di Indonesia.
Sudah ada 9 kepala daerah yang diundang langsung untuk rapat terbatas mengenai evaluasi perkembangan pembangunan proyek prioritas nasional, yaitu NTT, Kalimantan Tengah, Sumatera Utara, NTB, Maluku, Maluku Utara, Sulawesi Utara Jawa Tengah, dan Lampung. (mkj/mkj)











































