Jokowi Bakal Panggil Setiap Gubernur, Pastikan Proyek Berjalan

Jokowi Bakal Panggil Setiap Gubernur, Pastikan Proyek Berjalan

Hendra Kusuma - detikFinance
Senin, 06 Mar 2017 13:55 WIB
Jokowi Bakal Panggil Setiap Gubernur, Pastikan Proyek Berjalan
Foto: Muhammad Iqbal/detikcom
Jakarta - Belakangan ini, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sering memanggil kepada daerah dalam rapat terbatas (ratas) di Kantor Presiden, Komplek Istana, Jakarta Pusat.

Pembahasannya juga mengenai potensi perekonomian masing-masing daerah yang harus dioptimalkan untuk menggenjot perekonomian di daerah tersebut.

Saat ini, Provinsi Lampung yang dibahas oleh Presiden Jokowi dalam ratas bersama dengan jajaran menteri kabinet kerja. Provinsi Lampung diwakili langsung oleh Gubernur Lampung Ridho Ficardo.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, alasan utama Presiden Jokowi mengundang kepala daerah untuk mengetahui secara langsung perkembangan proyek prioritas nasional.

"Ya itu untuk mengecek perkembangan pembangunan proyek prioritas nasional yang ada di daerah," kata Darmin di Komplek Istana, Jakarta, Senin (6/3/2017).

Keikutsertaan para kepala daerah, kata Darmin, juga sebagai menjadi wadah bagi pemerintah daerah dan pemerintah pusat membahas mengenai proyek-proyek prioritas di masing-masing daerah.

"Jadi soal ada masalahnya, progresnya bagaimana, kalau ada masalahnya apa, bagaimana menyelesaikannya, ini hanya untuk proyek itu berjalan sebagaimana mestinya," jelasanya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Staff Presiden (KSP) Teten Masduki mengungkapkan, rapat terbatas antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah akan diberlakukan kepada seluruh provinsi di Indonesia.

Adapun, rapat tersebut akan membahas mengenai evaluasi dan perkembangan proyek strategis nasional yang berada di 34 provinsi di Indonesia.

Sudah ada 9 kepala daerah yang diundang langsung untuk rapat terbatas mengenai evaluasi perkembangan pembangunan proyek prioritas nasional, yaitu NTT, Kalimantan Tengah, Sumatera Utara, NTB, Maluku, Maluku Utara, Sulawesi Utara Jawa Tengah, dan Lampung. (mkj/mkj)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads