Baca Juga: Dilelang Tahun Ini, Tol Yogyakarta-Solo Bakal Dibangun Melayang
Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Herry Trisaputra Zuna mengatakan, ini merupakan salah satu opsi dalam membangun tol yang membentang sekitar 60 kilometer (km) tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini sebagai salah satu opsinya. Salah satu opsinya adalah elevated. Melayang itu salah satu pertimbangan karena pembebasan tanah di sana mahal, dan banyak situs (candi) juga," kata Herry kepada detikFinance saat dihubungi di Jakarta, Senin (6/3/2017).
Saat ini pihaknya sedang menunggu kajian yang tengah dilakukan oleh investor pemrakarsa yang diperkirakan bakal selesai pada April ini. Proyek ini sendiri kata dia merupakan prakarsa atau usulan dari investor asal Malaysia, United Engineering Malaysia (UEM) Group Berhad.
"Ini prakarasa dari UEM dari Cilacap sampai Yogja-Solo. Nanti bulan April baru laporannya masuk," tutur Herry.
"Mestinya kalau badan usaha tertarik karena ada kelayakannya. Tapi ini belum masuk laporannya. Nanti kita tunggu April," tukasnya. (dna/dna)










































