Pertemuan Luhut dan Julie berlangsung sekitar satu jam. Usai pertemuan, Julie mengatakan, kedatangannya bertemu dengan Luhut, ialah untuk membicarakan berbagai hal, mulai dari kerja sama yang bisa dilakukan oleh kedua negara, hingga membahas masalah pencegahan teroris.
"Kita berbicara berbagai bidang kerja sama. Kami juga membahas pemerintahan dalam pendekatan untuk melawan terorisme di Suriah, Irak, dan negara lainnya," kata Bishop, di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Jakarta, Senin (6/3/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam pertemuan itu, Luhut menjelaskan keterbukaan Indonesia menerima investasi baru khususnya di sektor pertambangan.
"Kami sangat terbuka untuk asing bisa investasi langsung di Indonesia," tutur Luhut.
Selain itu, Luhut menambahkan, kedua belah pihak juga membahas masalah kondisi perekonomian masing-masing negara, kondisi perkembangan Papua, hingga pencemaran perairan laut Timor, Nusa Tenggara Timur (NTT) akibat meledaknya sumur minyak Montara di Australia pada 2009.
"Kita sedang berbicara tentang Montara, Papua, juga ekonomi dan potensi terorisme dan lain-lain," ungkapnya. (hns/hns)











































