Ani Yudhoyono: Pengrajin Perlu Lebih Kreatif dan Efisien

Ani Yudhoyono: Pengrajin Perlu Lebih Kreatif dan Efisien

- detikFinance
Senin, 18 Apr 2005 15:20 WIB
Jakarta - Ibu Negara Ani Yudhoyono berjanji akan terus mendorong dan ikut mempromosikan hasil kerajinan Indonesia. Meski demikian para pengrajin juga perlu meningkatkan kualitasnya."Saya selaku pribadi dan selaku ibu negara akan terus mendorong dan ikut mempromosikan hasil kerajinan Indonesia. Pengrajin harus bekerja keras, berkarya lebih kreatif dan efisien dalam inovasi produk dan peningkatan kualitas agar pasar Indonesia tidak diambilalih dan dikuasai produk luar negeri," kata Ibu Negara Ani Yudhoyono saat memberikan sambutan pembukaan Munas Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) di Departemen Perindustrian, Jl Gatot Soebroto, Jakarta, Senin (18/4/2005).Acara Munas Dekranas ini dihadiri pula oleh Ketua Dekranas Mufidah Jusuf Kalla dan Menteri Perindustrian Andung A Nitimairdja."Di era pasar global masuknya berbagai produk seni dan kerajinan manca negara tidak dapat dipungkiri akan menjadi pesaing produk dalam negeri. Saya mendengar keluhan tentang hengkangnya para perajin ke negara lain karena masalah kesejahteraan. Masalah kesejahteraan tidak bisa dihindarkan dan memang kami belum bisa berikan kesejahteraan yang cukup. Tapi marilah bekerja bersama-sama untuk kejayaan negeri ini," kata Ani Yudhoyono yang juga pelindung Dekranas.Menurutnya sejak dibentuk Dekranas pada 3 Maret 1980 lalu, Dekranas telah melakukan upaya sinergi dengan pemerintah. Refleksi hasil pengembangan dapat dilihat dari nilai ekspor produk kerajinan Indonesia tahun 2003 yang mencapai US$ 543 juta, ini belum termasuk nilai produk kerajinan atau cinderamata yang dibeli dan dibawa langsung oleh wisatawan manca negara.Khusus untuk NAD diakuinya banyak tenaga terampil dalam kerajinan menjadi korban tsunami. "Kita sedih kehilangan SDM yang begitu banyak yang selama ini menjadi penghidupan NAD. Kita tidak boleh larut dalam kesedian, bangkitlah para pengrajin Aceh melalui Dekranas," ajak Ibu Negara. (san/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads