Selain di Pituruh, Amran juga melakukan panen raya di Desa Tanjungsari, Kecamatan Kutowinangun Kebumen.
Mentan Amran di Purworejo Foto: Bagus Kurniawan/detikcom |
Di Kecamatan Pituruh luas lahan panen sekitar 90 hektar. Di tempat itu Amran juga berdialog dengan para petani Purworejo. Wilayah Kecamatan Pituruh dan sekitarnya merupakan sentra padi di Purworejo. Di Purworejo Amran didampingi Bupati Purworejo Agus Bastian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk menjamin agar semua gabah dibeli Bulog, pihaknya akan melakukan pengecekan ke seluruh Indonesia.
Mentan Amran di Purworejo Foto: Bagus Kurniawan/detikcom |
Sesuai Permentan No 03/Permentan/PP.200/3/2017. Gabah Kering Panen (GKP) dengan kadar air 19-25, kadar hampa 7-10 dengan harga Rp 3.750/kg.
Selanjutnya gabah di luar kualitas dengan kadar air 26-30, kadar hampa 11-15 dengan harga Rp 3.700/kg.
Selanjutnya Gabah Kering Simpan dengan kadar air 15-18, maksimal 6 dengan harga Rp 4.150/kg. Gabah Kering Giling (GKG) dengan kadar air maksimal 14, kadar hampa maksimal 3, harga Rp 4.600/kg.
Mentan Amran di Purworejo Foto: Bagus Kurniawan/detikcom |
Mustajab salah saat anggota kelompok tani di Purworejo mengungkapkan petani merasa senang dengan adanya kenaikan harga jual gabah. Harga yang telah ditetapkan saat ini lebih tinggi dari jual di pasaran umum.
"Kita berharap musim panen sekarang ini lebih baik harga jualnya dibanding sebelumnya," ungkap dia seusai acara panen raya di Megulung Kulon, Pituruh, Purworejo. (bgk/hns)












































Mentan Amran di Purworejo Foto: Bagus Kurniawan/detikcom
Mentan Amran di Purworejo Foto: Bagus Kurniawan/detikcom
Mentan Amran di Purworejo Foto: Bagus Kurniawan/detikcom