"Pekerjaan yang tengah kita lakukan sudah sesuai dengan rencana. Insya Allah kita dapat selesaikan semua tanggal 31 Maret 2017 mendatang. Berdasarkan hasil pengukuran dan pengamatan di lapangan, pergerakan tanah sudah bisa dihentikan. Pilar P2 sudah stabil. Sedangkan pilar P1 sedang dalam penguatan akhir," ujar Basuki dalam keterangannya, Rabu (15/3/2017).
Basuki didampingi Direktur Preservasi Jalan Hedy Rahadian dan Kepala Biro Komunikasi Publik Endra S. Atmawidjaja pada kunjungannya Minggu (12/3/2017). Basuki menjelaskan bahwa selama ini pergerakan tanah, terutama yang terjadi di pilar-pilar jembatan terjadi karena fondasi terletak pada lapisan tanah lunak yang mudah bergerak bila terkena rembesan air.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pekerjaan pembuatan selimut pilar jembatan menggunakan teknologi fiber reinforced pollymer setebal 25 cm. Selimut ini berfungsi untuk memperkuat struktur pilar. Selain itu tengah dilakukan pengurangan beban vertikal antara pilar P1 dan P0 dengan membuang tanah timbunan dengan volume 11.000 meter kubik.
Foto: Dok Kementerian PUPR |
Perbaikan Jembatan Cisomang ditargetkan selesai 31 Maret 2017. Mengingat waktu penyelesaian yang semakin dekat, serta tingginya kebutuhan penggunaan lalu lintas pada jalan tol Purbaleunyi, Kementerian PUPR telah menugaskan PT Jasa Marga untuk menyelesaikan pekerjaan tepat waktu dan bekerja 24 jam non-stop setiap harinya.
"Kami akan melakukan evaluasi menyeluruh menjelang akhir masa perbaikan untuk menjamin sepenuhnya bahwa Jembatan Cisomang sudah kembali normal digunakan, terutama untuk kendaraan bermuatan berat seperti truk-truk logistik. Keselamatan pengguna tetap kami prioritaskan," pungkasnya. (ega/dna)











































Foto: Dok Kementerian PUPR