Hal ini disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution pun hari ini saat menyambangi markas Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia untuk melakukan rapat koordinasi.
"Kita membicarakan kebijakan pemerataan ekonomi. Saya bilang kita ngomongin itu. Tentu kita perlu pandangan dan kerjasama dengan Kadin. Bagaimanapun kita tidak bisa mengerjakan ini sendiri," tuturnya usai rakor di Menara Kadin, Jakarta, Jumat (17/3/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada lah beberapa masukan. Walaupun kita juga sudah siapkan soal itu. Tadi itu membicarakan pemikiran, konsep usulan. Kalau spesifiknya nanti lah," imbuhnya.
Selain Kadin, Darmin juga berencana melakukan pertemuan dengan Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) untuk meminta pandangan serupa.
"Ini memang yang paling penting kita bicara dulu sama berbagai pihak. Minggu depan saya juga mau ngomong ini sama KEIN, pokoknya satu-satu. Yang namanya kampanyekan ini saja perlu waktu," tandasnya.
Ketua Umum Kadin Rosan Roeslani mengungkapkan bahwa Kadin dan pemerintah bakal membentuk tim sebagai tindak lanjut dari hasil pertemuan tersebut.
Menurut Rosan, terkait rencana pemerintah tersebut saat ini memang perlu disosialisasikan secara menyeluruh ke dunia usaha. Sebab pelaku usaha sangat berkaitan jika ingin mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang berkeadilan dan pemerataan.
"Kita kan baru mendapatkan pemaparannya, jadi kita baru membentuk tim. Kita akan bekerja sama dengan tim yang dibentuk oleh pemerintah mematangkan program pemerintah ini," ujarnya pada kesempatan yang sama. (mkj/mkj)










































