Follow detikFinance
Minggu 19 Mar 2017, 11:19 WIB

Pasokan Berlimpah, Penurunan Harga Cabai Terus Berlanjut

Danang Sugianto - detikFinance
Pasokan Berlimpah, Penurunan Harga Cabai Terus Berlanjut Foto: Eduardo Simorangkir/detikFinance
Jakarta - Harga cabai rawit merah di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur mulai menunjukkan penurunan. Harga cabai rawit merah yang dulunya Rp 130.000/kg kini sudah turun menjadi Rp 80.000/kg.

Menurut salah satu Bandar Cabai di Pasar Induk Kramat Jati Diky Alamsyah, penurunan harga tersebut lantaran pasokan cabai dari daerah mulai berlimpah. Sehingga pasokan yang ada mulai meredam pedasnya harga cabai.

"Kenaikan pasokan mungkin sekitar 15-20%, jadi harga mulai turun. Untuk cabai rawit merah grade A Rp 80.000/kg, grade B Rp 70.000/kg dan grade c Rp 65.000/kg," tuturnya saat dihubungi detikFinance, Minggu (19/3/2017).

Menurut Diky penurunan harga cabai sudah terjadi secara bertahap selama 2 minggu terakhir. Hal itu seiring dengan berlimpahnya pasokan yang datang dari beberapa wilayah sentra cabai.

"3 daerah daerah sudah bisa menyuplai seperti Blitar, Jawa Tengah dan Tuban. Tapi Garut juga mulai banyak juga. Harga turun setiap hari entah Rp 10.000 atau Rp 5.000. Kadang naik Rp 10.000, tapi secara grafik terus turun," imbuhnya.

Diky mengaku tidak bisa memprediksi sampai kapan penurunan harga cabai akan terjadi, namun jika dilihat dari grafik, penurunan harga belum mencapai titik terendahnya. Apalagi ada beberapa daerah yang juga mulai memasuki masa panen. Sehingga masih akan ada tambahan pasokan yang membuat harga terus turun.

"Di awal bulan April mulai masuk dari Sulawesi. Garut mulai banyak. Saya tidak bisa predisksi, tapi kalau dilihat secara grafik terus turun. Namun untuk sentra-sentra panen cabai mereka menutupi kebutuhan di daerahnya dulu baru di lempar ke Jakarta," tandasnya. (dna/dna)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed