Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan untuk mengembangkan industri kuncinya ada 3 yaitu modal, teknologi, dan pengembangan SDM. Akan tetapi, pengembangan SDM ini masih kalah dengan negara lain seperti Malaysia, Thailand, dan Singapura untuk diserap industri.
Ia memaparkan misalnya sebanyak 3,2 juta siswa adalah lulusan sekolah menengah. Kemudian sebanyak 1,7 juta siswa melanjutkan ke perguruan tinggi, sementara sisanya langsung terjun ke lapangan kerja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Oleh karena itu, dia mengatakan telah mengadopsi sistem penyerapan siswa SMK agar dibina oleh industri dan didiharapkan bisa terserap industri seperti di Jerman, Austria, dan Swiss. Misalnya dengan cara mendorong siswa SMK bisa magang di industri untuk praktik dan diharapkan bisa langsung terserap.
"Oleh karena itu arahan pak Presiden kita harus potong kompas. Salah satunya menciptakan tenaga kerja yang siap berbasis kepada kunjungan teman-teman ke Jerman, Austria, Swiss. Jadi kita mengandung dual sistem dimana persiapan tenaga kerja itu disiapkannya bukan saat lulus SMA tapi saat SMK dan SMA karena 3,2 jt siswa itu lulusan sekolah menengah," kata Airlangga. (dna/dna)











































