Follow detikFinance
Senin 20 Mar 2017, 16:00 WIB

Lulusan Sekolah menengah Banyak yang Menganggur

Yulida Medistiara - detikFinance
Lulusan Sekolah menengah Banyak yang Menganggur Foto: Muhammad Idris-detikFinance
Jakarta - Kementerian Perindustrian mendapatkan amanah dari Presiden Jokowi untuk menciptakan tenaga kerja yang handal. Saat ini sebanyak 55% tenaga kerja lulusan sekolah menengah yang menganggur.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan untuk mengembangkan industri kuncinya ada 3 yaitu modal, teknologi, dan pengembangan SDM. Akan tetapi, pengembangan SDM ini masih kalah dengan negara lain seperti Malaysia, Thailand, dan Singapura untuk diserap industri.

Ia memaparkan misalnya sebanyak 3,2 juta siswa adalah lulusan sekolah menengah. Kemudian sebanyak 1,7 juta siswa melanjutkan ke perguruan tinggi, sementara sisanya langsung terjun ke lapangan kerja.

"Dari 3,2 juta itu yang diserap perguruan tinggi 1,7 juta siswa, nah sisanya langsung terjun ke lapangan kerja. Berdasarkan statistik banyak tenaga kerja menganggur itu lulusan sma smk atau sekolah menengah. Nah kalau dilihat dari industri kebanyakan masih lulusan SD dan SMP itu masih 55℅ makanya harus diubah cepat," ujar Airlangga, di Komisi VI DPR, Jakarta Pusat, Senin (20/3/2017).

Oleh karena itu, dia mengatakan telah mengadopsi sistem penyerapan siswa SMK agar dibina oleh industri dan didiharapkan bisa terserap industri seperti di Jerman, Austria, dan Swiss. Misalnya dengan cara mendorong siswa SMK bisa magang di industri untuk praktik dan diharapkan bisa langsung terserap.

"Oleh karena itu arahan pak Presiden kita harus potong kompas. Salah satunya menciptakan tenaga kerja yang siap berbasis kepada kunjungan teman-teman ke Jerman, Austria, Swiss. Jadi kita mengandung dual sistem dimana persiapan tenaga kerja itu disiapkannya bukan saat lulus SMA tapi saat SMK dan SMA karena 3,2 jt siswa itu lulusan sekolah menengah," kata Airlangga. (dna/dna)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed