Pertemuan berlangsung sejak pukul 09.00 WIB hingga 10.30 WIB. Akan tetapi, rombongan yang terdiri dari sekitar 8 orang itu tidak mau menjelaskan mengenai hasil pertemuan tersebut.
"Mohon maaf kami tidak bisa memberikan komentar ke wartawan, terima kasih," ujar salah satu delegasi yang memakai kacamata hitam, di Kemenko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Rabu, (22/3/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini S&P menjadi satu-satunya lembaga pemeringkat yang belum memberikan kategori investment grade untuk Indonesia. Berbeda dengan Moody's dan Fitch. S&P hanya memberikan peringkat BB+ dengan outlook positif.
Menurutnya, nanti hasil pertemuan dengan lembaga pemeringkat internasional ini akan dipaparkan Menko Perekonomian Darmin Nasution.
"Tanya pak Menko saja mengenai itu, maaf ya," ungkap Iskandar. (ang/ang)











































