Bendungan Sei Gong memiliki luas genangan 355,99 hektar. Dari total lahan tersebut, seluas 294 hektar masuk lahan hutan lindung dan hutan produksi terbatas. Lahan hutan tersebut sudah mendapat ijin pinjam pakai sejak 15 Maret 2016.
Foto: Ari Saputra |
Rencananya, bendungan Sei Gong akan selesai dibangun tahun depan. Kemudian air bersih dari bendungan dialirkan menuju Kota Batam dengan pipa sejauh 55 km. Direncanakan, air bendungan efektif beroperasi pada 2019.
Foto: Ari Saputra |
Sebagai informasi, pembangunan Bendungan Sei Gong yang terletak di Desa Cijantung, Kecamatan Galang, Kota Batam ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan air baku masyarakat Kota Batam. Pembangunan bendungan tersebut dikerjakan oleh PT Wijaya Karya dan PT Tusenss Krida Utama.
Bendungan ini mempunyai kapasitas debit andalan sebesar 400 liter per detik, dengan luas genangan 355 hektar (ha) dan volume tampung 11,8 juta meter persegi.
Foto: Ari Saputra |
Pembangunan Bendungan Sei Gong memakan dana sekitar Rp 238,4 miliar yang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Proyek ini mulai pada 5 November 2015 dan ditargetkan selesai pada 18 Desember 2018. (Ari/dna)












































Foto: Ari Saputra
Foto: Ari Saputra
Foto: Ari Saputra