Pelatihan ini digagas oleh Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) dengan menggandeng Kementerian Ketenagakerjaan, dan Bank Mandiri. TKW ini nantinya akan diberi pelatihan bahasa pemprograman supaya mengerti dasar-dasar Front End Designer aplikasi web, mengerti konsep arsitektur sebuah aplikasi web dan mampu mendesain sebuah halaman website.
Pelatihan ini dapat berkembang menjadi penguasaan terhadap developer HTML dan Javascript. Sehingga, para alumninya dapat mengembangkan karir sebagai programmer paruh waktu ataupun bekerja full time di sebuah perusahaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Negara yang menjadi tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah Singapura, Malaysia seperti Kuala Lumpur dan Johor, Hong Kong, Taiwan, dan Arab Saudi seperti Madinah. Para peserta akan diberikan pelatihan sekitar 3 bulan dan mewajibkan peserta melakukan pelatihan dalam delapan kali pertemuan.
Sementara itu, Menaker Hanif Dhaikiri menyebut pelatihan ini tidak dikenakan biaya atau gratis. Ia sendiri belum memasang target berapa tenaga kerja yang bisa dilatih yang terpenting ini merupakan gerakan agar banyak TKW yang nantinya pulang ke Indonesia sudah bisa mandiri membuat usaha sendiri.
Beberapa lulusan Coding Mum telah ada yang berhasil mengembangkan bisnis onlinenya sendiri maupun menjadi programer atau membuat website untuk perusahaan.Bagaimana caranya untuk mendapatkan pelatihan? Peserta bisa mencari tahu di website codingmum.id.
"Di website, nantinya peserta dapat melihat adanya jadwal pelatihan yang terdekat terkait hal ini. Disitu ada jadwal di lakukan dan bagaimana mengikuti coding mum. Yang diminta dari Bekraf kurikulum itu semuanya open source. Ini sebuah gerakan ada orang yang mengajar ada yang mau gerakan sharing ilmu," ujarnya. (ang/ang)











































