Kuartal I 2005
Ekonomi Cina Tumbuh 9,5 Persen
Rabu, 20 Apr 2005 12:44 WIB
Jakarta - Perekonomian Cina pada kuartal I 2005 ini kembali mencatat pertumbuhan yang fantastis sebesar 9,5 persen. Angka ini berarti hanya turun tipis dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 9,7 persen. Cina sama sekali tidak menunjukkan tanda-tanda perlambatan ekonomi seperti yang diinginkannya. Demikian pengumuman dari Biro Pusat Statistik Cina seperti dilansir AFP, Rabu (20/4/2005). Sementara pengeluaran ekonomi secara nilai totalnya mencapai 3,13 triliun Yuan (US$ 379 miliar) pda kuartal I ini. Investasi pada aset tetap, yang merefleksikan pengeluaran pemerintah di sektor infrastruktur naik 22,8 persen. Angka ini berarti turun tipis dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 25,8 persen. "Total investasi ini terlalu besar. Kekurangan batu bara, listrik, bensin dan transportasi masih dominan," ujar juru bicara BPS Cina, Zheng Jingpin.Zheng mengindikasikan, Cina masih menghadapi kesulitan untuk mendinginkan perekonomiannya dalam rangka menghindari kepanasan perekonomian. "Harga untuk beberapa produk hulu naik oleh membesarnya marjin daripada yang diinginkan. Dan juga penerapan sejumlah aturan makro ekonomi masih sulit," ujar Zheng. Ditambahkan, sejumlah aturan makro ekonomi dan kontrol semestinya diimplementasikan dengan sangat teliti dalam rangka konsolidasi dan memperkuat momentum yang baik dari performans ekonomi secara nasional.Dengan angka pertumbuhan 9,5 persen pada kuartal I ini berarti target pemerintah Cina untuk melambatkan ekonominya menjadi sekitar 8 persen pada tahun ini nampaknya semakin sulit untuk tercapai. Belum lama ini, pemerintah Cina merayakan peringatan satu tahun perlambatan tingkat investasi tetap dan membawa perekonomian Cina pada tingkat pertumbuhan yang lebih berkesinambungan.
(qom/)











































