Adapun 392 km jalan tol ini terbagi dalam 17 ruas yang ada di Jawa dan juga Sumatera. Dari 17 ruas ini, dua ruas di antaranya ada yang sebagian seksinya dikerjakan oleh pemerintah, yakni Solo-Mantingan-Ngawi seksi I sepanjang 20,9 km dan Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi seksi I sepanjang 10,75 km. Dan 1 ruas full porsi pemerintah, yakni jalan tol akses ke Tanjung Priok sepanjang 8 km.
Berdasarkan data BPJT yang diterima detikFinance seperti dikutip di Jakarta, Selasa (28/3/2017), jalan tol akses Tanjung Priok ini dijadwalkan beroperasi pada Mei mendatang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan ruas jalan bebas hambatan di Sumatera adalah Medan-Binjai 10,46 km, Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi 50,95 km, Palembang-Indralaya seksi I dan III 17,03 km, dan Bakauheni-Terbanggi Besar seksi I dan II 13,93 km.
Dengan beroperasi 392 km jalan tol baru pada tahun ini, maka total jalan tol baru yang beroperasi hingga akhir tahun 2017 akan menjadi 568 km.
Berikut daftar lengkap jalan tol yang ditargetkan bisa beroperasi sepanjang tahun 2017, beserta target jadwalnya seperti dikutip dari data BPJT.
Target Operasi Maret 2017
1. Semarang-Solo seksi III (Bawen-Salatiga 17,6 km)
Target Operasi April 2017
2. Kertosono-Mojokerto seksi II (Jombang-Mojokerto Barat 19,9 km) dan seksi IV (Bandar-Batas Barat 0,9 km)
3. Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) seksi IB dan IC (Casablanca-Jaka Sampurna segmen Pangkaljati-Jaka Sampurna 8,28 km).
4. Soreang-Pasir Koja 8,15 km.
Target Operasi Mei 2017
5. Gempol-Pasuruan seksi I (Gempol-Rembang 13,9 km)
6. Akses Tanjung Priok 8 km
Target Operasi Juni 2017
7. Solo-Ngawi seksi I (Solo-Mantingan segmen Karanganyar-Sragen 13,8 km)
8. Medan-Binjai seksi II (Helvetia-Semayang 6,18 km) dan seksi III (Semayang-Binjai 4,28 km).
9. Palembang-Indralaya seksi I (Palembang-Pamulutan 7,75 km) dan III (KTM-Simpang 9,28 km). Target operasi Juni 2017.
10. Bakauheni-Terbanggi Besar Paket I (Bakauheni-Sidomulyo segmen IC Pelabuhan Bakauheni-Bakauheni 8,9 km)
11. Bakauheni-Terbanggi Besar Paket II (Sidomulyo-Kotabaru 5,02 km).
Target Operasi Agustus 2017
12. Ngawi-Kertosono seksi II (IC Madiun-IC Caruban 8,45 km)
13. Ngawi-Kertosono seksi III (IC Caruban-IC Nganjuk 21,06 km)
Target Operasi September 2017
14. Ngawi-Kertosono seksi I (IC Ngawi-IC Madiun 20 km)
15. Medan-KNO-Tebing Tinggi seksi II (IC Parbarakan-KNO 7,05 km)
16. Medan-KNO-Tebing Tinggi seksi III (Parbarakan-IC Lubuk Pakam 4,4 km)
17. Medan-KNO-Tebing Tinggi seksi IV (IC Lubuk Pakam-IC Perbaungan 12,8 km)
18. Medan-KNO-Tebing Tinggi seksi V (IC Perbaungan-IC Teluk Mengkudu 9,6 km)
19. Medan-KNO-Tebing Tinggi seksi VI (IC Teluk Mengkudu-IC Tebing Tinggi 7,8 km)
20. Medan-KNO-Tebing Tinggi seksi VII (IC Sei Rampah-IC Tebing Tinggi 9,3 km)
21. Surabaya-Mojokerto seksi IB (Sepanjang-WRR 4,3 km)
22. Surabaya-Mojokerto seksi II (WRR-Driyorejo 5,07 km)
23. Surabaya-Mojokerto seksi III (Driyorejo-Krian 6,1 km)
24. Depok-Antasari seksi I (Antasari-Brigif 6,8 km)
Target Operasi Oktober 2017
25. Solo-Ngawi seksi I (Solo-Mantingan segmen Sragen-Mantingan 21,35 km)
26. Solo-Ngawi seksi II (Mantingan-Ngawi 34,2 km)
27. Cinere-Jagorawi seksi II (Raya Bogor-Kukusan 5,5 km)
Target Operasi November 2017
28. Ciawi-Sukabumi seksi I (Ciawi-Cigombong segmen Ciawi-Caringin 7,3 km)
Target Operasi Desember 2017
29. Solo-Ngawi (Kartosuro-Karanganyar) Pemerintah APBN 20,9 km
30. Pejagan-Pemalang seksi III dan IV (Brebes Timur-Pemalang 37,3 km)
31. Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi seksi I (Tj Morawa-IC Parbarakan 10,75 km) (hns/hns)











































