"Target 2017 total sapi dan kerbau 8.300-an yang diberi inseminiasi buatan," ujar Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Banten, Muchamad Yusron, di Desa Kadujangkung, Kecamatan Mekarjaya, Pandeglang, Banten, Rabu (29/3/2017).
Ia mengatakan salah satu hambatan Upsus Siwab di Banten adalah pemilik sapi atau kerbau masih takut diberikan inseminasi buatan, terutama di daerah Banten Selatan. Oleh karena itu, saat ini sedang dilakukan upaya pendekatan ke petani untuk mensosialisasikan hal tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Memperbaiki kesehatan sapi, keberhasilan IB sangat ditentukan dengan sapi atau kerbau kalau dia sakit akan susah hamil. Jadi harus diperbaiki kondisinya. Susah kalau tidak sehat, jadi harus berhasil," ujarnya.
Saat ini untuk Maret hingga 28 Maret saja sebanyak 285 ekor sapi dan kerbau yang sudah diberikan suntikan inseminasi buatan, terdapat 287 ekor yang mengalami kebuntingan, dan 69 ekor yang lahir.
"Sementara data per 1 Januari- 28 Maret ada 630 ekor sapi dan kerbau yang diberi IB, 480 ekor yang mengalami kebuntingan, dan 223 ekor yang lahir," ujarnya. (dna/dna)











































