KAA Rugikan Pedagang Pasar Baru Bandung

KAA Rugikan Pedagang Pasar Baru Bandung

- detikFinance
Rabu, 20 Apr 2005 23:14 WIB
Bandung - Pengelola Pasar Baru meminta kepada panitia KAA di Bandung agar tak menutup pasar pada hari H, 24 April 2005 nanti. Saat gladi resik KAA kemarin, para pedagang di Pasar Baru kehilangan 10 persen dari omzet Rp 5 miliar tiap harinya. Diperkirakan kehilangan omzet pendapatan akan lebih membengkak pada saat KAA nanti."Saat nanti hari H, belum diketahui berapa besar angka pengurangan pendapatannya. Mungkin besar," ungkap Center Manager, Pasar Baru Bandung Sunardi Rustandi, saat ditemui di kantor pengelolaan Pasar Baru di Lantai 7, Jalan Otto Iskandardinata, Rabu (20/4/2005) di Bandung.Saat ini, keuntungan tiap hari untuk para pedagang tradisional seperti pedagang sayuran kecil, yang menempati di gedung paling bawah Pasar Baru minimal sekitar Rp 50 ribu. Sedangkan para pedagang besar yang biasa berjualan garmen, bahan kain mentah, jeans dan pakaian busana muslim tiap harinya mendapatkan keuntungan sekitar Rp 15 hingga Rp 20 juta."Pedagang aktif ada 2500 orang. Semuanya pedagang campuran," katanya. Menurutnya tiap hari Pasar Baru didatangi pembeli dari berbagai daerah. Diantaranya dari Semarang, Surabaya, Jakarta, Cianjur, dan Garut. Menurut Sunardi Rustandi, Pasar Baru memiliki barang jagoan yang banyak dicari pembeli, yakni pakaian busana muslim.Para pedagang sayuran ditempatkan pada ruang bawah Gedung Pasar Baru. Sedangkan para penjual kain dan pakaian jadi berjualan dari lantai I hingga lantai VI. Gedung Pasar Baru ini buka dari pukul 03.00 WIB dini hari hingga pukul 18.00 WIB."Untuk tak kehilangan pendapatan, sebaiknya pasar tetap dibuka. Seperti factory outlet. Siapa tahu ada yang nyasar ke sini. Kecuali memang sudah ada pemberitahuan resmi dari pemerintah, ya harus ditutup," kata Sunardi Rustandi. Saat ini menurutnya belum ada pemberitahuan yang resmi dari panitia KAA untuk meminta penutupan toko dan para pedagang Pasar Baru.Di dalam gedung, dari pantauan detikcom , saat ini memang terlihat pengamanan tambahan dari pihak TNI AD. Menurut Sunardi Rustandi, saat ini pengamanan gedung telah disebar dibeberapa titik gedung pasar.Rencananya juga, menurutnya, pasukan akan ditempatkan di atas gedung pada saat hari H, 24 April 2005. "Kalau pengamanan gedung secara prosedural harian tetap kita lakukan, seperti pemeriksaan kendaraan dan barang yang masuk ke gedung," katanya.Saat ini, Gedung Pasar Baru termasuk pasar yang ramai dikunjungi orang. Pasar ini terletak sebelah barat Gedung Merdeka. Tepatnya terletak di belakang Masjid Agung Alun-alun Bandung. Gedung Pasar Baru ini termasuk salah satu gedung yang dilalui oleh para delegasi dan kepala negara peserta KAA. Gedung Pasar Baru ini akan dilewati peserta KAA setelah mereka meninggalkan Lapangan Tegalega Bandung.Pada saat hari H KAA, para pedagang dan pembeli yang hendak ke Pasar Baru bisa masuk melalui beberapa jalur masuk alternatif. Diantaranya melalui Pasar Kebon Jati, Jalan Perintis, terus ke Jalan Pasar Utama, dan masuk Jalan Pasar Utara. Kemudian keluar melalui Pasar Baru. (mar/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads