Pengusaha Nasional Chairul Tanjung (CT) mengatakan, saat ini sudah mulai memasuki tingkat revolusi industri keempat. Dalam tahapan ini teknologi akan mengambil alih semua fungsi yang dijalankan oleh manusia.
"Semuanya akan serba otomatis. Bayangkan mobil tidak perlu pakai sopir dan sekarang sudah diuji coba. It's a matter of time. Bayangkan berapa juta sopir di Indonesia akan kehilangan pekerjaan. Belum lagi pesawat tanpa pilot. Berapa banyak pilot yang akan kehilangan pekerjaan," tuturnya di Gedung BEI, Jakarta, Senin (4/4/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk bisa mengatasi permasalahan ini, kuncinya perubahan luar di SDM. Diperlukan SDM yang inovatif, kreatif, dan enterpreneurship," tuturnya.
Menurutnya SDM yang memiliki kualitas seperti itulah yang bisa mengalahkan robot. Sebab bagaimanapun juga teknologi robotik merupakan buatan manusia juga. Dia juga memandang kebutuhan SDM yang mengedepankan produktivitas dan efisiensi tidak cukup.
"Sementara SDM yang mengedepankan produktivitas dan efisiensi menurut saya era itu sudah lewat. Kalau tidak produktif dan efisien Anda tidak bisa bertahan. Jadi itu hanya untuk bertahan saja, untuk menang dalam kompetisi ini diperlukan investasi SDM," tukasnya. (ang/ang)











































