Inflasi AS di Depan Mata

Survei The Fed:

Inflasi AS di Depan Mata

- detikFinance
Kamis, 21 Apr 2005 10:23 WIB
Jakarta - Hasil survei The Federal Reserve (The Fed) yang tercantum dalam laporan "Beige Book" menunjukkan tekanan inflasi di AS semakin nyata akibat tingginya harga minyak. Sedangkan kondisi aktivitas industri menunjukkan peningkatan gairah setelah cukup lama tiarap.Dalam laporan survei "Beige Book", The Fed menyebutkan kondisi bisnis di 12 distrik menunjukkan perbaikan dan terus tumbuh selama Februari dan awal April, demikian dikutip dari AFP, Kamis (21/4/2005)."Aktivitas pabrik di distrik itu menggambarkan kondisi dari awal tahun atau sampai laporan itu disusun. Sejauh ini informasi dari industri jasa secara umum menunjukkan hal yang positif," demikian bunyi laporan tersebut.Akan tetapi laporan itu juga menyebutkan bahwa tingginya harga disejumlah distrik cukup memberikan tekanan dan kebanyakan hal itu disebabkan oleh tingginya harga minyak yang akhirnya mempengaruhi sektor lain yang berhubungan.Survei itu menyebutkan indeks konsumsi AS naik 0,6 persen pada Maret dengan tingkat inflasi inti termasuk di dalamnya makanan dan energi naik 0,4 persen.Keadaan inflasi di AS ini memang menimbulkan 'keterkejutan' pasar dan juga sempat menimbulkan debat diantara ekonom. Dalam kasus ini, The Fed sejak awal sudah mengantisipasi kenaikan inflasi ini dengan jalan secara bertahap menaikan tingkat suku bunganya sejak Juni tahun lalu."Dua atau tiga distrik sektor ritel atau turisme terpengaruh dengan tingginya harga minyak atau dalam waktu singkat akan berakibat turunnya tingkat permintaan konsumen," tulis Beige Book.Dijelaskan bahwa tekanan ini (inflasi) lebih banyak disebabkan oleh naiknya biaya pengadaan bahan bakar disamping juga berhubungan dengan melemahnya dolar AS dan meningkatnya biaya pengadaan bahan baku. (san/)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads