Bersamaan dengan itu, saat ini tengah dilakukan persiapan untuk melakukan pekerjaan konstruksi jalan tol di atas lahan yang sudah terbebas. Saat ini proses yang dilakukan adalah tahap akhir lelang konstruksi untuk mencari kontraktor terbaik sebagai pelaksana pembangunan.
Bila terbangun nanti, jalan tol ini akan tersambung dengan jaringan jalan tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) 2 lainnya yang tersambung mengelilingi sisi luar kota Jakarta, menghubungkan Cengkareng hingga Tanjung Priok.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selama ini, pengguna jalan dari luar Jakarta yang menuju Bandara Soekarno-Hatta, hanya bisa mengandalkan jalan tol Dalam Kota Jakarta atau pun jalan tol lingkar luar atau JORR yang keduanya bermuara di tol Sedyatmo. Sehingga rentan terjadi macet.
Dengan terintegrasinya jalan tol di rangkaian JORR 2 ini, diharapkan distribusi kendaraan akan semakin merata dan kemacetan bisa diurai. Karena, kendaraan dari luar Jakarta yang menuju Bandara Soekarno-Hatta tak perlu lagi melintas tol-tol dalam kota Jakarta.
"Misalnya saja dari Depok, sekarang kan pilihannya antara lewat tol Dalam Kota, atau lewat JORR. Itu macet, karena dia berebut dengan kendaraan yang di dalam kota. Kalau JORR 2 sudah tersambung, kendaraan yang enggak perlu ke dalam kota, enggak perlu ke Jakarta. Tinggal dari Depok langsung ke Bandara," kata Herry.
Pengelola jalan tol Kunciran-Cengkareng adalah PT Marga Kunciran-Cengkareng yang 75% sahamnya dimiliki oleh PT Jasa Maraga. Sebesar 21% dikuasai oleh Malaysia CMS WIL, PT Wijaya Karya sebesar 2%, PT Nindya Karya 1% dan PT Istaka Karya 1%. (dna/mkj)











































