Maret, Konsumsi Semen di Indonesia Naik 16,5%
Kamis, 21 Apr 2005 12:59 WIB
Jakarta - Konsumsi semen di Indonesia pada Maret 2005 ini tumbuh 16,5 persen dibandingkan posisi awal tahun. Hal ini menunjukkan mulai menggeliatnya aktivitas ekonomi seperti pelaksanaan proyek infrastruktur dan pembangunan kembali NAD dan Sumut pasca tsunami."Kalangan analis memperkirakan permintaan semen pada tahun ini akan meningkat karena mulai dijalankannya proyek infrastruktur," demikian tulis Reuters, Kamis (21/4/2005).Pemerintah Indonesia memang pada tahun ini merencakaan tender sejumlah proyek infrastruktur yang bernilai triliunan rupiah untuk mendorong pertumbuhan ekonom termasu didalamnya pembangunan kembali Aceh dan Sumut pasca bencana tsunami dan gempa bumi.Tahun ini pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi 5,5 persen atau lebih baik dibandingkan dengan realisasi tahun 2004 yang sebesar 5,1 persen.Sementara itu PT Semen Gresik Tbk (SMGR) menyebutkan konsumsi semen di Asia Tenggara pada Maret mencapai 2,65 juta ton atau naik dibandingkan konsumsi tahun sebelumnya yang sebesar 2,27 juta ton.Adapun penjualan Semen Gresik di dalam negeri tumbuh 8,7 persen mencapai 1,13 juta ton. Jika digabungkan dengan ekspor maka penjualannya tumbuh 5,5 persen menjadi 1,25 juta ton.Sejauh ini kapasitas produksi Semen Gresik adalah 16 juta ton per tahun dimana tahun lalu mampu memproduksi 15,6 juta ton atau hampir 50 persen dari total kebutuhan semen dalam negeri yang pada tahun lalu mencapai 30,04 juta ton atau naik dari 27,54 juta ton di tahun 2003.
(san/)











































