Follow detikFinance
Jumat 07 Apr 2017, 18:33 WIB

Taiwan Incar Investasi Pertanian RI

Niken Widya Yunita - detikFinance
Taiwan Incar Investasi Pertanian RI Foto: Dok. Kementan
Jakarta - Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman dan Menteri Pertanian Taiwan, Lin Tsung Hsien, bertemu di Jakarta tadi. Keduanya berencana untuk mengembangkan kerja sama di sektor pertanian.

Pertemuan kedua menteri tersebut merupakan tindak lanjut dari pertemuan pada awal November tahun lalu.

"Taiwan berhasil melakukan transformasi dari sistem pertanian yang sangat tradisional menjadi sistem yang modern. Indonesia berharap dapat mengadopsi sistem pertanian beserta teknologinya," ucap Amran dalam keterangan tertulis dari Kementan, Jumat (7/4/2017).

Dalam pertemuan tersebut, Amran menyampaikan, terdapat tiga bidang kerja sama yang bisa dikembangkan oleh Indonesia dan Taiwan yakni infrastruktur irigasi, industri gula, dan modernisasi hortikultura. Untuk infrastruktur irigasi, Indonesia dan Taiwan berencana membangun embung untuk 4 juta hektare (ha) lahan tadah hujan.

Sebagai langkah awal, kedua pihak akan menjalankan pilot project. Pemerintah Taiwan akan mengirimkan 10-12 orang tenaga ahlinya ke Indonesia. Action plan untuk program kerja sama ini akan dibahas bulan depan.

Kerja sama dalam pembangunan infrastuktur irigasi sudah mulai dirancang sejak awal tahun ini. Pada 4–13 Januari lalu, tim teknis dari Taiwan telah mengunjungi Indonesia untuk mengidentifikasi model irigasi yang cocok dengan karakteristik agroekologi Indonesia. Dua bulan kemudian, Tim Indonesia melakukan kunjungan balasan ke Taiwan untuk mengamati teknologi irigasi Taiwan dan mengidentifikasi model-model irigasi yang dapat diadopsi oleh Indonesia.

Bidang lain yang berpotensi untuk dikembangkan bersama oleh Indonesia dan Taiwan yakni investasi industri gula. Taiwan sebelumnya sudah menunjukkan ketertarikannya untuk berinvestasi dalam skala besar.

Ketertarikan tersebut ditunjukkan ketika Desember tahun lalu, delegasi dari Taiwan berkunjung untuk secara intensif berdiskusi. Diskusi tersebut untuk mengobservasi lahan yang potensial untuk investasi gula.

"Pimpinan delegasi Taiwan saat itu menunjukkan ketertarikan yang besar untuk berinvestasi di Indonesia. Investasi akan secepatnya dilakukan ketika pemerintah Taiwan memberikan secara resmi persetujuannya," ungkap Amran.

Selain itu, Pemerintah Taiwan juga telah memperkenalkan beberapa model teknologi untuk pengembangan sektor hortikultura di Indonesia. Kementan Taiwan melalui International Cooperation and Development Fund (ICDF) dan Taiwan Technical Mission (TTM) telah berhasil mengenalkan beberapa model yang dimiliki mereka untuk pengembangan hortikultura di Indonesia.

"Saya sangat menghargai bantuan TTM dalam pengembangan budidaya asparagus di Bali, jambu di Bogor, serta modern green house dan packing house untuk hortikultura di Lembang. Semoga bantuan ini dapat terus dilanjutkan untuk pengembangan hortikultura Indonesia selanjutnya," kata Amran.

Di samping tiga bidang tersebut, bidang lain yang menjadi perhatian Indonesia dan Taiwan untuk dikembangkan bersama yakni budidaya pertanian organik. Taiwan akan memberikan pengalamannya dalam budidaya pertanian organik, khususnya pengembangan pertanian organik di wilayah perbatasan yang saat ini menjadi perhatian pemerintah Indonesia. (nwy/hns)


Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed