"Bawen-Salatiga, akhir 2017 ini Insya Allah bisa operasi," kata Basuki saat ditemui di ruas tol Bawen-Salatiga, Semarang, Jumat (7/4/2017).
"Kalau Mei ini bisa turun 17 meter, kita lakukan lean concrete (beton), nanti habis lebaran, (struktur jalannya) rigid (perkerasan menggunakan aspal). Nanti itu bisa dilakukan uji coba," sambungnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan soal tarif, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Herry Trisaputra Zuna mengatakan akan dihitung lagi. Pengadaan lahan yang sempat tertunda membuat nilai pembebasan tanah naik dari tahun ke tahun, sehingga perlu dilakukan penyesuaian nilai investasi untuk perhitungan tarif tol.
"Tarifnya nanti dihitung," kata dia.
Sebagai informasi, jalan tol ruas Semarang-Solo seksi III, Bawen-Salatiga merupakan salah satu ruas tol yang akan dioperasikan di tahun 2017 ini.
Seksi III yang menghubungkan Bawen-Salatiga sepanjang 17,56 kilometer ini awalnya ditarget beroperasi pada bulan semester I 2017. Namun karena kendala cuaca, pekerjaan jalan jadi sedikit terhambat, sehingga hanya bisa dibuka secara fungsional pertengahan tahun ini. (hns/hns)











































