Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 10 Apr 2017 12:44 WIB

Laporan dari Tokyo

Duet RI Jepang: Dulu Elektronik dan Otomotif, Kini Pertanian dan Kelautan

Iin Yumiyanti - detikFinance
Foto: Iin Yumiati/detikcom Foto: Iin Yumiati/detikcom
Tokyo - Sudah cukup lama Indonesia bermitra dengan Jepang dalam urusan bisnis, terutama di sektor elektronik dan otomotif. Sudah saatnya RI membuka lembaran baru.

Seperti diketahui, banyak sekali produk-produk elektronik dan otomotif Jepang dijumpai di Indonesia. Pabrik-pabrik hasil kerja sama dengan Jepang juga masih terus menghasilkan produk-produk tersebut sampai sekarang.

Namun menurut mantan Menteri Perdagangan yang sekarang ditunjuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi Utusan Khusus RI untuk Jepang, Rachmat Gobel, sekarang ini ada sektor lain yang akan didorong untuk bisa kerja sama dengan Jepang.

"Fondasi ekonomi kita kan agribisnis dan kelautan. Banyak rakyat kita yang bekerja di situ. Agribisnis harus kita perkuat, sama kelautan. Harus kita kembangkan karena ini menyangkut masyarakat banyak," kata Gobel ditemui di Tokyo Imperial Hotel, Tokyo, Jepang, Senin (10/4/2017).

Selama ini, kata Gobel, Indonesia sudah sukses bekerja sama dengan Jepang di sektor elektronik dan otomotif. Tambahan sektor agribisnis dan kelautan untuk kerja sama dengan Jepang akan membuat ekonomi RI semakin maju.

Lalu apa lagi yang akan ditawarkan Jepang untuk kerja sama?

"Kalau ditanya Jepang mau apa, ya dia mau semuanya. Sekarang kitanya yang mau apa, kita siap tawarkan apa saja buat mereka," ujarnya. (ang/dnl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com