Pertemuan dilakukan tertutup selama 30 menit. Dalam pertemuan itu, Susi bertemu langsung dengan President JICA, Sinichi Kitaoka.
Mengenakan baju merah, Susi mengatakan, dalam pertemuan itu dirinya memperkenalkan rencana pemerintah Indonesia membangun sektor kelautan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Iin Yumiyanti |
"Tadi President JICA sedikit bergurau, selama ini JICA biasa biacara dengan pemerintah Indonesia tentang infrastruktur dan pertanian, tidak pernah tentang kelautan dan perikanan. Nah kali ini karena kita juga orientasinya kan mau bikin visi maritim jadi poros maritim dunia, ya saya datang untuk membicarakan kelautan dan perikanan," tutur Susi di kantor JICA, Senin (9/4/2017).
Susi mengatakan, dia menawarkan agar JICA bisa masuk membangun industri perikanan di Indonesia. Jepang selama ini merupakan pasar makanan laut (seafood) terbesar Indonesia. Negara matahari terbit ini pasti akan mencari pasokan untuk kebutuhan makanan laut negaranya. Salah satu sumbernya adalah Indonesia.
Rencananya, Susi akan melakukan kunjungan kerja di Jepang pada 10-15 April 2017. Dalam kunjungan ini, Susi akan bertemu dengan Menteri pertanian, Kehutanan, dan Perikanan Jepang, Yuji Yamamoto; Menteri Luar Negeri Jepang, Fumio Kishida; dan Menteri Pertahanan Jepang, Tomomi Inada.
Kemudian, Susi juga akan menemui Duta Besar Jepang untuk Indonesia, Yasuaki Tanizaki; Duta Besar Indonesia untuk Jepang Yusron Ihza Mahendra; dan para diaspora Indonesia di Jepang.
Anda menyaksikan video khas 20detik
(wdl/ang)












































Foto: Iin Yumiyanti