Presiden SBY-PM Thailand Bahas Perpanjangan MoU Perikanan

Presiden SBY-PM Thailand Bahas Perpanjangan MoU Perikanan

- detikFinance
Jumat, 22 Apr 2005 01:29 WIB
Jakarta - Karena akan segera berakhir, PM Thailand Thaksin Sinavatra meminta Presiden SBY untuk memperpanjang MoU perikanan. Namun belum dapat dipastikan apakah mencakup masalah illegal fishing.Hal itu disampaikan Jubir Presiden Dino Pati Djalal usai pertemuan antara SBY dengan Thaksin di Istana Merdeka Jalan Medan Merdeka Utara Jakarta Pusat, Kamis (21/4/2005) malam.Dalam pertemuan, Thaksin meminta kesediaan Indonesia untuk memperbarui MoU perikanan antara kedua negara yang akan berakhir pada September 2005. MoU tersebut mengatur hukum-hukum eksplorasi di perairan kedua negara yang berbatasan."PM Thaksin meminta agar MoU perikanan yang akan habis masa berlakunya untuk diperpanjang," kata Dino.Namun dia mengaku belum tahu pasti apa isi dari MoU tersebut. Dia juga tidak bisa memastikan apakah di dalam MoU tersebut sudah mencakup masalah illegal fishing atau belum. Menurut sepengetahuan dia, tidak ada poin baru untuk ditambahkan dalam MoU tersebut.Selain itu, keduanya membicarakan tentang dukungan kepada Australia dan Selandia Baru untuk bergabung dalam arsitektur kerja sama ekonomi Asia Timur.Keduanya meyakini dengan bergabungnya Australia dan Selandia Baru maka akan memberikan kontribusi yang positif bagi pertumbuhan ekonomi Asia, khususnya negara-negara ASEAN."Presiden dan PM Thaksin sepakat untuk mendorong Australia dan Selandia Baru segera menandatangani joint of statement," ujar Dino.Rombongan PM Thaksin tiba di Istana Merdeka sekitar pukul 21.45 WIB. Rombongan diterima SBY yang didampingi oleh Menko Polhukam Widodo AS, Menteri Pertanian Anton Apriantono, Menteri Kelautan dan Perikanan Freddy Numberi, Menlu Hassan Wirajuda, Seskab Sudi Silalahi, dan Mensesneg Yusril Ihza Mahendra. (sss/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads