Sri Mulyani: RI Pasar Besar, Situasi Ekonomi Stabil

Sri Mulyani: RI Pasar Besar, Situasi Ekonomi Stabil

Maikel Jefriando - detikFinance
Selasa, 11 Apr 2017 08:28 WIB
Sri Mulyani: RI Pasar Besar, Situasi Ekonomi Stabil
Foto: Maikel Jefriando
Nusa Dua - Pertemuan ketiga Islamic Development Bank (IDB) di Bali akan dimanfaatkan oleh Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, untuk menarik investor masuk ke proyek-proyek infrastruktur di Indonesia.

Diperkirakan sekitar 300 delegasi dari 78 negara akan hadir dalam pertemuan, di mana mayoritas adalah investor. Sri Mulyani inginkan para investor bisa melihat Indonesia secara luar maupun lebih dalam.

"Ini akan jadi kesempatan bagi Indonesia untuk menawarkan proyek infrastruktur untuk tempat investasi," ungkap Sri Mulyani, dalam konferensi pers di Bali Internasional Convention Center (BICC), Nusa Dua, Bali, Selasa malam (11/4/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pertumbuhan ekonomi Indonesia masih di atas 5% atau nomor ketiga tertinggi di dunia setelah China dan India. Inflasi cukup terkendali di sekitar 3-4% yang mendorong kestabilan konsumsi rumah tangga, ditambah dengan potensi bonus demograsi di Indonesia.

"Indonesia adalah pasar yang sangat besar. Situasi makro ekonomi yang berjalan stabil dan terjaga meskipun banyak gejolak eksternal yang terjadi dan memberikan pengaruh," paparnya.

Terdapat 225 proyek infrastruktur yang ditetapkan sebagai prioritas nasional dan terbuka untuk infrastruktur. Termasuk 1 paket program pembangunan pembangkit listrik 35.000 MW. Nominal investasi yang dibutuhkan adalah Rp 4.900 triliun dalam lima tahun.

"Ada banyak proyek infrastruktur di Indonesia, mulai dari pembangunan jalan tol, jalur kereta api, pelabuhan, bandar udara (bandara), irigasi hingga waduk. Kita sampaikan opsi ini kepada SWF (sovereign wealth fund)," tegas Sri Mulyani. (mkj/wdl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads