Bertenaga Listrik, Kereta Bandara Soetta Bisa Melaju 100 Km/Jam

Bertenaga Listrik, Kereta Bandara Soetta Bisa Melaju 100 Km/Jam

Muhammad Idris - detikFinance
Selasa, 11 Apr 2017 18:11 WIB
Bertenaga Listrik, Kereta Bandara Soetta Bisa Melaju 100 Km/Jam
Foto: Ari Saputra
Jakarta - PT Railink akan mulai mengoperasikan Kereta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) pada Juli 2017 nanti. Stasiun keberangkatan awal direncanakan dari Stasiun Sudirman Baru, dengan tarif di atas Rp 100.000.

Direktur Operasi dan Teknik Railink, Porwanto Handry Nugroho, mengungkapkan jenis kereta yang akan dipakai merupakan kereta listrik, bukan kereta bermesin diesel sebagaimana Kereta Bandara Kualanamu.

"Seperti KRL, tapi bukan KRL. Pakai listrik, yang membedakan dengan KRL tempat duduknya saja," jelas Porwanto, ditemui di Jakarta Railway Centre, Juanda, Jakarta, Selasa (11/4/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kereta tersebut merupakan kereta buatan BUMN industri kereta PT INKA, yang bekerjasama dengan perusahaan pembuat lokomotif asal Kanada, Bombardier.

Railink, yang merupakan anak usaha dari PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan PT Angkasa Pura II ini, memesan 10 unit kereta api, dengan jumlah 6 gerbong untuk setiap rangkaiannya.

"Itu yang buat INKA, kerja sama dengan Bombardier. Dari 10 train (kereta) itu sebanyak 4 train datang di akhir Juni untuk diuji coba," ungkap Porwanto.

Kecepatan rangkaian kereta bandara bertenaga listrik ini mencapai 100 kilometer (km) per jam. Namun untuk operasinya, kecepatan lajunya akan mengikuti aturan yang ditetapkan KAI, lantaran jalurnya juga menggunakan rel KRL Commuter Line.

"Untuk kecepatan kereta bisa 100 km/jam. Kecepatan operasinya nanti mengikuti aturan PT KAI, sesuai dengan kondisi prasarananya," pungkas Porwanto. (idr/wdl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads