"Di dunia, hanya kami satu-satunya di sini yang pakai LNG. Kami memakai LNG karena biaya listrik sangat mahal," kata Presiden JSF, Shigeru Hamada, saat menerima kunjungan Susi yang didampingi Dirjen Kementerian Kelautan dan Perikanan Nilanto Perbowo di kantor JSF, di Miura, Kanagawa, Jepang, Selasa (11/4/2017).
Susi mengunjungi JSF untuk studi banding tentang teknologi terkini yang dimiliki Jepang terkait pengawetan ikan tuna setelah ditangkap.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menteri Susi Kunjungi Japan Super Freeze Co.Ltd Foto: IIn Yumiyanti |
Shigeru mengatakan, seluruh ikan tuna yang disimpan JSF berasal dari berbagai negara termasuk Taiwan sebagai pemasok terbesarnya.
JSF berdiri pada 1973. Ia memiliki pendingin hingga minus 60 derajat celcius sehingga kondisi ikan yang disimpan memiliki kualitas yang sama seperti saat ditangkap dan dimatikan meskipun sudah disimpan selama berbulan-bulan.
Minus 60 derajat celsius merupakan suhu terbaik untuk mempertahankan mutu daging tuna. Saat ini cold storage di Indonesia yang dibangun Kementerian Kelautan dan Perikanan baru minus 20 derajat Celcius.
Presiden Japan Super Freeze Co.Ltd Shigeru Hamada Foto: IIn Yumiyanti |
JSF berkapasitas besar yakni mampu menyimpan berbagai jenis ikan tuna hingga 11 ribu ton. Dalam setahun transaksi perusahaan ini mencapai 30 ribu ton.
Susi menegaskan, Indonesia sebenarnya memiliki potensi untuk mengembangkan tempat penyimpanan ikan menggunakan LNG karena sumber gas alam cair ini bisa ditemukan di banyak tempat di Indonesia.
"Indonesia, next generation, semoga bisa punya seperti JSF ini," kata Susi.
Japan Super Freeze Co.Ltd Foto: IIn Yumiyanti |
Investasi pembangunan JSF sangat mahal yakni mencapai 3 miliar yen atau US$ 300 juta. Untuk itu Indonesia mengundang investor baik dalam negeri maupun asing untuk berinvestasi dalam pembangunan tempat penyimpanan ikan di Indonesia.
Susi dan rombongan juga diajak untuk masuk ke cold storage yang sangat dingin. Di tempat yang sangat licin ini, selain wajib memakai jaket khusus, juga dilarang pakai kaca mata dan tidak boleh memotret.
(iy/hns)












































Menteri Susi Kunjungi Japan Super Freeze Co.Ltd Foto: IIn Yumiyanti
Presiden Japan Super Freeze Co.Ltd Shigeru Hamada Foto: IIn Yumiyanti
Japan Super Freeze Co.Ltd Foto: IIn Yumiyanti