Sebab, capaian setahun didirikannya PLB ini memberikan kinerja yang cukup baik. Seperti proses barang masuk sampai keluar (clearance) hanya selama 1,8 hari, jauh jika dibandingkan dengan waktu clearance di pelabuhan.
"Tolong jaga PLB jadi institusi yang baik dan jujur, jangan jadikan PLB sebagai gudang penyelundupan, yang tidak punya sense untuk menciptakan transparansi," kata Sri Mulyani saat acara Satu Tahun PLB di Kantor Ditjen Bea dan Cukai, Jakarta, Rabu (12/4/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam menjaga kinerja PLB Indonesia, antara pemerintah dan swasta harus sama-sama memiliki komitmen kerja yang baik dan transparan.
"Indonesia akan menjadi negara baik, sejahtera bersama itu apabila kita semua di pemerintah, swasta berkomitmen bekerja baik dan transparan, kalau kami menyulitkan tolong sampaikan ke kita," tambahnya.
Mantan Direktur Bank Dunia ini mengungkapkan, dalam 5 tahun terakhir, Ditjen Bea dan Cukai telah melakukan reformasi yang cukup baik. Di mana, mengarah sebagai institusi dengan kebijakan yang baik, bahkan DJBC juga sebagai pengumpul penerimaan negara.
Oleh karena itu, tegas Sri Mulyani. DJBC harus terus melakukan perbaikan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat maupun pelaku usaha. Bahkan, Sri Mulyani meminta DJBC bersama PPLBI untuk menjaga serta meningkatkan kinerja PLB ke depan.
"Semoga PPLBI bisa terus menjalankan ambisinya, kalau sudah diresmikan Presiden, harus dijaga momentumnya dan menjadi kebanggaan kalau ulang tahun yang kedua, ketiga, ini dulu loh yang dulu pas bayi bapak resmikan telah menjadi institusi remaja yang handsome," tandasnya. (mkj/mkj)











































