Sri Mulyani Tak Rela 'Gudang Raksasa' RI Diisi Barang Selundupan

Sri Mulyani Tak Rela 'Gudang Raksasa' RI Diisi Barang Selundupan

Hendra Kusuma - detikFinance
Rabu, 12 Apr 2017 17:20 WIB
Sri Mulyani Tak Rela Gudang Raksasa RI Diisi Barang Selundupan
Foto: Hendra Kusuma
Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati secara tegas memberikan pesan kepada seluruh jajaran Perhimpunan Pusat Logistik Berikat Indonesia (PPLBI) untuk tidak menjadikan Pusat Berikat (PLB) sebagai gudang penyelundupan.

Sebab, capaian setahun didirikannya PLB ini memberikan kinerja yang cukup baik. Seperti proses barang masuk sampai keluar (clearance) hanya selama 1,8 hari, jauh jika dibandingkan dengan waktu clearance di pelabuhan.

"Tolong jaga PLB jadi institusi yang baik dan jujur, jangan jadikan PLB sebagai gudang penyelundupan, yang tidak punya sense untuk menciptakan transparansi," kata Sri Mulyani saat acara Satu Tahun PLB di Kantor Ditjen Bea dan Cukai, Jakarta, Rabu (12/4/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hingga saat ini, terdapat 34 perusahaan PLB yang tersebar di 42 lokasi di Indonesia, mulai dari Sumatera, Jawa, dan Kalimantan. Ke depan, PLB akan dikembangkan di seluruh wilayah Indonesia termasuk di Sulawesi, Papua dan wilayah perbatasan Indonesia.

Dalam menjaga kinerja PLB Indonesia, antara pemerintah dan swasta harus sama-sama memiliki komitmen kerja yang baik dan transparan.

"Indonesia akan menjadi negara baik, sejahtera bersama itu apabila kita semua di pemerintah, swasta berkomitmen bekerja baik dan transparan, kalau kami menyulitkan tolong sampaikan ke kita," tambahnya.

Mantan Direktur Bank Dunia ini mengungkapkan, dalam 5 tahun terakhir, Ditjen Bea dan Cukai telah melakukan reformasi yang cukup baik. Di mana, mengarah sebagai institusi dengan kebijakan yang baik, bahkan DJBC juga sebagai pengumpul penerimaan negara.

Oleh karena itu, tegas Sri Mulyani. DJBC harus terus melakukan perbaikan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat maupun pelaku usaha. Bahkan, Sri Mulyani meminta DJBC bersama PPLBI untuk menjaga serta meningkatkan kinerja PLB ke depan.

"Semoga PPLBI bisa terus menjalankan ambisinya, kalau sudah diresmikan Presiden, harus dijaga momentumnya dan menjadi kebanggaan kalau ulang tahun yang kedua, ketiga, ini dulu loh yang dulu pas bayi bapak resmikan telah menjadi institusi remaja yang handsome," tandasnya. (mkj/mkj)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads