Debat Djarot dan Sandiaga Soal Modal OK OCE Mart

Debat Djarot dan Sandiaga Soal Modal OK OCE Mart

Nathania Riris Michico - detikFinance
Rabu, 12 Apr 2017 20:45 WIB
Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta nomor urut 2 Djarot Saiful Hidayat pesimistis program OK OCE bisa berjalan. Khususnya yang terkait dengan OK OCE Mart, karena membutuhkan modal sampai dengan Rp 200 juta.

Menurut Djarot, kalangan pengusaha kecil bakal sulit untuk memiliki modal sebesar itu.

"Bagaimana UMKM bisa dapatkan dana begitu?" kata Djarot, dalam sesi debat pamungkas Pilgub DKI putaran kedua di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (12/4/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu pemerintah, tidak memiliki anggaran untuk memenuhi kebutuhan pengusaha kecil dengan skema tersebut. Makanya, Djarot lebih mengusulkan skema bagi hasil.

"Kami lebih memberikan kewenangan dana kepada UMKM dengan skema bagi hasil, kami tidak bisa sediakan anggaran untuk OK OCE Mart," terangnya.

Pada kesempatan yang sama, calon Wakil Gubernur dari nomor urut 3 Sandiaga Uno langsung menanggapi pernyataan Djarot. Sandi menyatakan, tahap awal sudah diluncurkan sejak akhir Desember dengan jumlah peserta 12.000 orang.

Memang kalau dilihat dana Rp 200 juta tidak akan bisa dipenuhi oleh satu orang pengusaha kecil. Makanya ini dibuat dalam skema jaringan.

"Saya awalnya bilang enggak bisa janji banyak karena ini masih penjajakan. Tapi saya coba lempar jejaring OK OCE Mart. Makanya Rp 200 juta bisa dibagi dengan yang lain itu bisa Rp 1 juta. Ini juga berkat Pak Djarot provokasi saya," jawab Sandi. (mkj/dnl)

Hide Ads