Tingkatkan Kompetensi Direksi BUMN, Rini Gelar Latihan Kepemimpinan

Tingkatkan Kompetensi Direksi BUMN, Rini Gelar Latihan Kepemimpinan

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Kamis, 13 Apr 2017 11:11 WIB
Tingkatkan Kompetensi Direksi BUMN, Rini Gelar Latihan Kepemimpinan
Foto: Ardan Adhi Chandra
Jakarta - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang dipimpin Rini Soemarno, pagi ini menyelenggarakan Executive Leadership Program (ELP) bagi ratusan pimpinan BUMN. Acara ini dilakukan untuk memperkuat kemampuan kepemimpinan para pemimpin BUMN, dalam menghadapi kompetisi global.

Deputi Kementerian BUMN Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei, dan Konsultan, Gatot Trihargo, dalam sambutannya mengungkapkan efektivitas kepemimpinan mutlak diperlukan, untuk menyelaraskan strategi perusahaan dengan kepentingan nasional sejalan dengan roadmap BUMN 2016-2019.

"Program ELP ini diharapkan dapat melahirkan pimpinan BUMN yang berkarakter kuat, bersih, dan mengedepankan nurani, visioner dan profesional. ELP juga diharapkan menciptakan pemimpin yang berwawasan kebangsaan tinggi, sekaligus memiliki intuisi bisnis tajam yang pro kerakyatan, berkeadilan dan berwawasan global," ujar Gatot, dalam acara BUMN Executive Leadership Program di Hotel Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta, Kamis (13/4/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain untuk memperkuat efektivitas kepemimpinan BUMN dan menyelaraskan strategi perusahaan dengan tujuan nasional, ELP juga bertujuan mengembangkan sinergi BUMN Indonesia melalui transformasi dan meningkatkan daya saing menuju holding.

Dalam acara ini juga dihadirkan berbagai pembicara kelas dunia seperti Chairman and Chief Executive Officer of General Electricb, Jeffrey R. Immelt; Lecturer in Public Policy Harvard Kennedy School, Jay K. Rosengard; dan Professor of Marketing dari INSEAD perwakilan Singapura, Philip M. Parker.

"ELP ini disusun untuk memastikan keselarasan dengan nilai-nilai inti BUMN serta standar kompetensi yang dibutuhkan untuk memimpin BUMN kelas dunia. Untuk itu pada ELP ini dihadirkan pemateri berkaliber internasional," kata Gatot.

ELP disusun sesuai dengan jenjang kepemimpinan untuk memastikan kesinambungan program dengan talent management masing-masing BUMN. ELP 1 ditujukan bagi para Board of Directors (BoD) dengan tujuan untuk mendorong jajaran direksi BUMN untuk dapat menciptakan bisnis baru dan meningkatkan nilai tambah bagi perusahaan. ELP 2 ditujukan bagi direksi baru untuk memberikan pembekalan agar mereka lebih siap untuk memimpin perusahaan. Sementara Esecutive Development Program (EDP) bagi BUMN Talent bertujuan untuk mempersiapkan top talent BUMN agar siap menjadi business leader.

Kehadiran ELP diharapkan dapat makin mendongkrak kinerja BUMN dalam menggerakan roda perekonomian nasional. Dengan 118 perusahan di 13 sektor industri, BUMN terus bersinergi untuk mendorong pembangunan terintegrasi dan mengakselerasi pembangunan proyek-proyek strategis nasional. (wdl/wdl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads