Proyek Kereta Cepat JKT-BDG Bengkak Jadi US$ 5,9 Miliar

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Kamis, 13 Apr 2017 20:36 WIB
Foto: Muhammad Idris
Jakarta - Menteri BUMN Rini Soemarno mengungkapkan ada kenaikan nilai proyek pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung dari sebelumnya US$ 5,5 miliar menjadi US$ 5,9 miliar. Kenaikan nilai proyek tersebut disebabkan karena ada perubahan desain proyek.

"Ada pertambahan memang dari harga lahan tadinya harga proyek US$ 5,130 miliar US$ 5,998 miliar. Kelebihannya itu ada perubahan di beberapa titik di mana dipakai tunnel," tutur Rini di Hotel Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta, Kamis (13/4/2017).

Rini menambahkan bahwa kenaikan nilai proyek ini sudah dibicarakan dengan China Development Bank (CDB), dan tidak keberatan dengan kenaikan tersebut. Dengan adanya kenaikan nilai proyek ini, keuntungan dari sisi bisnis juga masih bisa dirasakan.

"Sudah dibicarakan dengan CDB tidak ada masalah. IRR "Internal Rate of Return bagus dan masih sangat layak," tutur Rini.

Rini menambahkan pada Mei mendatang pencairan dana dari CDB bisa cair dan bisa dilanjutkan konstruksinya.

"Memang CDB Senin ini mereka datang selesaikan beberapa hal. Insya Allah rencananya pengerjaan Mei bisa tanda tangan untuk pencairan," tutup Rini. (mkj/mkj)