Mendag Cina Minta Masyarakat Tak Boikot Produk Jepang

Mendag Cina Minta Masyarakat Tak Boikot Produk Jepang

- detikFinance
Sabtu, 23 Apr 2005 11:04 WIB
Jakarta - Tanda-tanda perdamaian antara Cina dan Jepang nampaknya makin dekat, setelah perseteruan yang ditandai aksi demonstrasi berlangsung selama hampir 3 pekan. Menteri Perdagangan Cina Bo Xilai meminta kepada masyarakat Cina untuk tidak memboikot produk-produk dari Jepang. Bo Xilai juga mengatakan bahwa maraknya demonstrasi anti Jepang akhir-akhir ini sama sekali tidak mempengaruhi perdagangan antara dua negara. "Kami tidak mengharapkan hubungan ekonomi dan perdagangan antara dua negara ini bermasalah," kata Bo seperti diberitakan kantor berita Cina Xinhua dan dikutip AFP, Sabtu (23/4/2005)."Boikot dari produk-produk Jepang akan merusak hubungan Cina dan Jepang. Banyak barang-barang terkenal dari Jepang sebenarnya dibuat secara join venture," ujar Bo. Perekonomian Cina yang selama kuartal I 2005 tumbuh hingga 9,5 persen, sejauh ini, kata Bo, memperoleh manfaat yang sangat besar dari investasi Jepang. Ditambahkan Bo, sekitar 9,2 juta orang Cina bekerja di pabrik-pabrik milik Jepang di Cina. Dan pada tahun 2004, perusahaan-perusahaan Jepang membayar pajak ke Cina sekitar 49 miliar Yuan (US$ 5,8 miliar). Sementara pebisnis, kata Bo, Jepang tercatat memberi kontribusi pembayaran pajak 9,1 persen dari total pajak yang dibayar pebisnis asing di Cina. "Jadi orang-orang yang menyuarakan boikot atas produk-produk Cina semestinya mengekspresikan rasa patriotismenya dengan cara yang lebih masuk akal," tegas Bo. (qom/)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads