Investasi Saudi di RI Kecil, Bagaimana Realisasi 5 Tahun Terakhir?

Investasi Saudi di RI Kecil, Bagaimana Realisasi 5 Tahun Terakhir?

Hendra Kusuma - detikFinance
Jumat, 14 Apr 2017 14:15 WIB
Investasi Saudi di RI Kecil, Bagaimana Realisasi 5 Tahun Terakhir?
Foto: Ari Saputra
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) kecewa dengan nilai komitmen investasi Raja Salman ke Indonesia yang hanya sekitar US$ 6 miliar atau Rp 89 triliun. Rasa kecewa orang nomor satu di Indonesia itu sejak mengetahui komitmen Arab Saudi investasi di China yang mencapai US$ 65 miliar atau Rp 870 triliun.

Lalu, berapakah investasi Arab Saudi pada periode 2012-2016 di Indonesia?

Berdasarkan data yang diterima detikFinance, Jakarta, Jumat (14/4/2017). Realisasi investasi Arab Saudi sebesar US$ 34,6 juta dengan jumlah proyek sebanyak 82.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Angka realisasi ini masih terbilang kecil dibandingkan dengan negara Timur Tengah lainnya seperti Uni Emirat Arab, apalagi dibandingkan dengan Singapura.

Arab Saudi menempati peringkat 36 peringkat realisasi PMA di Indonesia periode 2012-2016, dari total 115 negara dengan total realisasi investasi sebesar US$ 139.952,9 Juta.

Jika dirinci, pada 2012 Arab Saudi sama sekali tidak melakukan investasi, pada 2013 realisasinya hanya US$ 400 ribu, pada 2014 meningkat menjadi US$ 2,9 juta, dan 2015 meningkat US$ 30,4 juta, dan di 2016 hanya sebesar US$ 900 ribu.

Investasi Arab Saudi berada di beberapa sektor, seperti industri kimia dasar, barang kimia dan farmasi, terdapat 12 proyek dengan nilai US$ 28,8 juta. Sektor hotal dan restoran terdapat 17 proyek dengan nilai US$ 2,6 juta. Sektor perdagangan dan reparasi sebanyak 25 proyek dengan nilai US$ 2,4 juta.

Adapun sektor pertambangan terdapat 2 proyek dengan nilai US$ 300 ribu, lalu sektor perumahan, kawasan industri dan perkantoran yang terdapat 19 proyek dengan nilai US$ 300 ribu, serta sektor jasa lainnya yang terdapat 11 proyek dengan nilai US$ 100 ribu, dan jika ditotal periode 2012-2016 sebesar US$ 34,6 juta.

Dalam periode yang sama, investasi Arab Saudi kalah telak jika dibandingkan dengan Singapura, Jepang, Korea Selatan, Malaysia, Amerika Serikat dan Tiongkok.

Singapura menempati urutan pertama dengan realisasi investasi US$ 30.440,4 juta dengan total 12.585 proyek. Nomor kedua adalah Jepang realisasinya US$ 18.152,9 juta dengan 7.705 proyek. Ketiga ada Korea Selatan investasi US$ 7.561,1 juta dengan 7.607 proyek.

Lalu, Malaysia dengan investasi US$ 7.209,7 juta dengan 3.824 proyek. Kelima Amerika Serika dengan investasi US$ 7.028,7 juta dengan 1.287 proyek. Keenam, Belanda dengan investasi US$ 6.403,5 juta dengan 1.806 proyek, dan Tiongkok dengan investasi US$ 4.531,5 juta dengan 3.888 proyek.

Lalu kedelapan ditempati Hong Kong dengan investasi US$ 4.528,6 juta dengan 2.094 proyek. Sembilan, Inggris dengan investasi US$ 4.408 juta dengan 1.272 proyek, dan kesepuluh diduduki oleh British Virgin Islands dengan investasi US$ 4.153,4 juta dengan 2.819 proyek. (ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads