Lalu, berapakah investasi Arab Saudi pada periode 2012-2016 di Indonesia?
Berdasarkan data yang diterima detikFinance, Jakarta, Jumat (14/4/2017). Realisasi investasi Arab Saudi sebesar US$ 34,6 juta dengan jumlah proyek sebanyak 82.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Arab Saudi menempati peringkat 36 peringkat realisasi PMA di Indonesia periode 2012-2016, dari total 115 negara dengan total realisasi investasi sebesar US$ 139.952,9 Juta.
Jika dirinci, pada 2012 Arab Saudi sama sekali tidak melakukan investasi, pada 2013 realisasinya hanya US$ 400 ribu, pada 2014 meningkat menjadi US$ 2,9 juta, dan 2015 meningkat US$ 30,4 juta, dan di 2016 hanya sebesar US$ 900 ribu.
Investasi Arab Saudi berada di beberapa sektor, seperti industri kimia dasar, barang kimia dan farmasi, terdapat 12 proyek dengan nilai US$ 28,8 juta. Sektor hotal dan restoran terdapat 17 proyek dengan nilai US$ 2,6 juta. Sektor perdagangan dan reparasi sebanyak 25 proyek dengan nilai US$ 2,4 juta.
Adapun sektor pertambangan terdapat 2 proyek dengan nilai US$ 300 ribu, lalu sektor perumahan, kawasan industri dan perkantoran yang terdapat 19 proyek dengan nilai US$ 300 ribu, serta sektor jasa lainnya yang terdapat 11 proyek dengan nilai US$ 100 ribu, dan jika ditotal periode 2012-2016 sebesar US$ 34,6 juta.
Dalam periode yang sama, investasi Arab Saudi kalah telak jika dibandingkan dengan Singapura, Jepang, Korea Selatan, Malaysia, Amerika Serikat dan Tiongkok.
Singapura menempati urutan pertama dengan realisasi investasi US$ 30.440,4 juta dengan total 12.585 proyek. Nomor kedua adalah Jepang realisasinya US$ 18.152,9 juta dengan 7.705 proyek. Ketiga ada Korea Selatan investasi US$ 7.561,1 juta dengan 7.607 proyek.
Lalu, Malaysia dengan investasi US$ 7.209,7 juta dengan 3.824 proyek. Kelima Amerika Serika dengan investasi US$ 7.028,7 juta dengan 1.287 proyek. Keenam, Belanda dengan investasi US$ 6.403,5 juta dengan 1.806 proyek, dan Tiongkok dengan investasi US$ 4.531,5 juta dengan 3.888 proyek.
Lalu kedelapan ditempati Hong Kong dengan investasi US$ 4.528,6 juta dengan 2.094 proyek. Sembilan, Inggris dengan investasi US$ 4.408 juta dengan 1.272 proyek, dan kesepuluh diduduki oleh British Virgin Islands dengan investasi US$ 4.153,4 juta dengan 2.819 proyek. (ang/ang)











































