Bertemu Pengusaha Jepang, Susi Dapat Pujian

Laporan dari Tokyo

Bertemu Pengusaha Jepang, Susi Dapat Pujian

Iin Yumiyanti - detikFinance
Jumat, 14 Apr 2017 15:32 WIB
Bertemu Pengusaha Jepang, Susi Dapat Pujian
Foto: Iin Yumiati/detikcom
Tokyo - Di sela-sela kunjungannya ke Tokyo, Jepang, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti sempat melakukan pertemuan dengan para pengusaha Jepang yang tergabung dalam Keidanren yang merupakan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jepang.

Para pengusaha Jepang terkesan antusias dengan kedatangan Susi. Mereka menunjukan ketertarikannya terhadap dunia perikanan di Indonesia.

"Beberapa perusahaan pedagangan Jepang memang berniat untuk masuk ke Indonesia bukan hanya di Jakarta. Mereka memandang Menteri Susi sebagai orang yang tepat, yang mengetahui secara mendalam tentang produk laut," kata Chairman Keidanren Shigeo Chiyagi di Kantor Keidanren, Tokyo, Jepang, Jumat (14/4/2017.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bertemu Pengusaha Jepang, Susi Dapat PujianFoto: Iin Yumiati/detikcom

Dalam pertemuan tersebut, Susi dihujani beberapa pertanyaan oleh para pengusaha Jepang. Salah satunya menanyakan tentang penurunan volume dari produk laut.

"Tapi Menteri Susi menjawab sekarang sudah kembali normal dan beberapa area sudah banyak ikan tunanya," imbuhnya.

Shigeo juga mengatakan, para pengusaha Jepang juga mempertanyakan tentang infrastruktur akses jalan dari dan menuju pelabuhan-pelabuhan di Indonesia.

Kendati begitu mereka memandang Indonesia merupakan negara yang tepat untuk mengembangkan berinvestasi di sektor perikanan. Sebab sebagai negara kepulauan Indonesia memiliki sumber daya laut yang melimpah.

"Khususnya di ikan tuna. Sekarang sumber daya laut kebanyak di Asia Tenggara, nomor satu Indonesia. Karena Indonesia dikelilingi oleh laut dan wilayahnya lebih besar dari Amerika Serikat," tambahnya.

Bertemu Pengusaha Jepang, Susi Dapat PujianFoto: Iin Yumiati/detikcom

Selain itu, sosok Susi juga dianggap sebagai dalang yang membuat industri perikanan di Indonesia bangkit. Mereka juga mengakui sumber daya perikanan meningkat saat ini.

"Dia sangat berpengaruh terhadap perkembangan produk-produk laut di Indonesia. Kami merasakan itu," pungkasnya.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads