"Jangan sampai umat Islam sekadar menjadi follower atau pengikut. Dengan bisnis kita bisa berbagi menolong saudara saudara yang membutuhkan," ujar Zulkifli saat menerima audiensi dari Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII) dan Dewan Eksekutif Mahasiswa UIN Jakarta, di ruang kerjanya, Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (17/4/2017).
Kepada dua organisasi yang merepresentasikan pemuda Muslim itu, Zulkifli mendorong agar mereka berani berwirausaha. Sebab pintu rezeki salah satunya dihasilkan dari bisnis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Cerita Ketua MPR Jadi Pengusaha yang Berani Ambil Risiko
Menurut Zulkifli, berwirausaha merupakan cara agar umat Islam dapat mengejar ketertinggalan di bidang Ekonomi. Dia berharap tumbuh pengusaha muda muslim di Indonesia.
Dalam kesempatan itu, Ketua Umum PAN itu menceritakan bagaimana ia merintis usaha dari nol sejak di Jakarta.
"Bayangkan dulu anak rantau tidak ada siapa-siapa. Tapi saya berani mulai bisnis perlahan dan Alhamdulillah sukses," ucap Zulkifli.
Zulkifli diketahui merintis bisnis perabotan rumah tangga mulai tahun 1980-an. Bahkan dia pernah menggadaikan ijazah SMA-nya untuk modal.
(nwy/hns)











































