Tekanan Asing Bisa Percepat Reformasi Mata Uang Cina

Tekanan Asing Bisa Percepat Reformasi Mata Uang Cina

- detikFinance
Minggu, 24 Apr 2005 10:42 WIB
Jakarta - Bank Sentral Cina memberikan sinyal percepatan reformasi sistem mata uangnya menyusul tekanan yang begitu besar dari dunia internasional. Selama ini mata uang Yuan selalu dipatok dalam batas tertentu."Jika tekanan itu tidak besar, kita akan melakukan reformasi tahap demi tahap sesuai dengan apa yang kita prioritaskan," kata Zhou Xianochuan sebagaimana dikutip dari AFP, Minggu (24/4/2005).Namun, lanjutnya, "Jika tekanan dunia internasional terus menguat, itu bukan hal yang buruk karena kita akan melakukan daya upaya untuk mempercepat reformasi itu."Zhou membicarakan hal tersebut dalam pertemuan Forum Boao yang didesain untuk membicarakan berbagai permasalahan di Asia. Cina berharap dapat mengembangkan kerjasama regional yang kemudian akan dibawa dalam pertemuan forum ekonomi dunia di Davos, Switzerland.Cina selama ini mematok mata uang Yuan pada posisi 8,3 per US$ 1 sejak terjadinya devaluasi hingga 50 persen pada tahun 1994 yang akhirnya membuat ekspor negara ini mampu melaju dengan mencengangkan dalam beberapa tahun terakhir.Hal tersebutlah yang mengakibatkan surplus perdagangan Cina meningkat terutama dengan AS. Beijing tampaknya dengan sengaja membuat mata uang Yuan nilainya tetap rendah untuk melakukan ekspansi perdagangannya dengan negara lain. (san/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads