Ini Jurus Ridwan Kamil Jaring Investor ke Bandung

Ini Jurus Ridwan Kamil Jaring Investor ke Bandung

Hendra Kusuma - detikFinance
Kamis, 20 Apr 2017 21:02 WIB
Ini Jurus Ridwan Kamil Jaring Investor ke Bandung
Foto: Hendra Kusuma/detikFinance
Jakarta - Pemerintah Kota Bandung tengah gencar menarik investor. Ini dilakukan agar pembangunan di ibu kota Jawa Barat itu tak selalu mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Lantas, bagaimana cara Pemerintah Kota Bandung membangun tanpa selalu mengandalkan APBD?

"Saya menawarkan cara baru, selama ini Indonesia kota-kotanya berpikir konvensional, Indonesia terlalu slow, terlalu lama. Kalau bisa dengan KPBU (Kerja sama Pemerintah dan Badan Usaha), uang swasta yang bangun kota, kami nyicil 15-20 tahun. Uang kami APBD enggak keganggu, tapi infrastruktur datang cepat, sehingga akselerasi ekonomi," ujar Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil usai acara Indonesia Summit 2017 di Hotel Shangri-La, Jakarta, Kamis (20/4/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kota-kota di Indonesia itu sangat konvensional. Seperti orang mau beli rumah, bukan ke KPR, tapi nabung dulu di bawah bantal 10 tahun baru beli rumah, ini Indonesia kondisinya begini," lanjut Ridwan.

Menurut Ridwan, Dengan skema KPBU, proyek yang sudah masuk dalam rencana pembangunan di Bandung, contohnya LRT bisa direalisasikan dengan cepat.

"LRT kan sudah presiden lihat-lihat kemarin, lalu semua lampu di Bandung mau diganti dengan sistem yang lebih sustainable, sehingga Bandung jadi kota yang nyaman investasi," kata Ridwan.

Ia menambahkan, setiap pembangunan infrastruktur akan meningkatkan laju perekonomian. Contohnya, jalan tol Jakarta-Bandung yang secara signifikan memberikan dampak terhadap perekonomian di Bandung.

Sebab, sebelum dibangun jumlah hotel di Bandung hanya sebanyak 70, usai dibangun sampai sekarang terdapat 400 hotel.

"Di mana ada infrastruktur di situ ada akselerasi ekonomi. Tapi caranya sekarang ajak swasta," tegasnya. (hns/hns)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads