Follow detikFinance
Jumat 21 Apr 2017, 17:31 WIB

Underpass Simpang Lima Mandai Makassar Bisa Dilalui H-7 Lebaran

Niken Widya Yunita - detikFinance
Underpass Simpang Lima Mandai Makassar Bisa Dilalui H-7 Lebaran Foto: Dok. Kementerian PUPR
Makassar - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sedang membangun Underpass Simpang Lima Mandai di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Pembangunan underpass ini untuk mengatasi kemacetan di Simpang Lima Mandai.

Cara mengatasi kemacetan di sana yakni dengan memisahkan lalu lintas ekonomi regional Makassar-Maros- Parepare dengan lalu lintas keluar masuk Bandara Sultan Hasanuddin.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono beberapa waktu lalu mengatakan Underpass Simpang Lima Mandai meski belum rampung seluruhnya, namun tetap bisa fungsional pada Lebaran 2017.

 Underpass Simpang Lima Mandai Makassar Difungsikan H-7 LebaranFoto: Dok. Kementerian PUPR


Menindaklanjuti hal tersebut Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional XIII Makassar, Bastian S. Sihombing mengatakan, satu minggu atau H-7 Lebaran, underpass akan difungsikan dengan kondisi sudah perkerasan beton bertulang, termasuk median jalannya.

"Kami instruksikan kontraktror untuk bekerja 3 shift selama 7 hari seminggu sehingga target fungsional H-7 Lebaran bisa tercapai. Kita akan lengkapi underpass ini dengan aksesori yang dipersyaratkan sesudahnya," ujar Bastian dalam keterangan tertulis dari Kementerian PUPR, Jumat (21/4/2017).

Bastian meninjau lokasi pembangunan underpass bersama Direktur Operasi PT Wijaya Karya, Chandra Dwiputra dan Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR Endra S. Atmawidjaja, pada Rabu (19/4/2017).

 Underpass Simpang Lima Mandai Makassar Difungsikan H-7 LebaranFoto: Dok. Kementerian PUPR


Pembangunan underpass ini dijadwalkan akan rampung pada 11 Juli 2017. Namun untuk memperlancar arus mudik, underpass akan dibuka agar dilalui kendaraan pada masa Lebaran atau sekitar 19 Juni 2017. Hal ini dimaksudkan untuk melayani lalu lintas regional maupun keluar-masuk bandara yang akan memuncak.

Underpass ini memiliki panjang efektif 1.050 meter dengan konstruksi terowongannya sepanjang 110 meter. Saat ini terowongan baik arah Makasar dan arah Maros dengan lebar 2x9 meter sudah selesai.

Secara keseluruhan progres fisik konstruksi kini sudah mencapai 74,77 persen. Termasuk sistem drainase dan pintu air untuk mengantisipasi terjadinya genangan pada terowongan, akibat kenaikan elevasi banjir dari sungai terdekat.

Pembiayaannya menggunakan dana dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) multiyears tahun anggaran 2015-2017 dengan biaya Rp 169,63 miliar. Kontraktor pelaksana yakni PT Adhi Karya dan PT Wijaya Karya.

 Underpass Simpang Lima Mandai Makassar Difungsikan H-7 LebaranFoto: Dok. Kementerian PUPR


(nwy/hns)


Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed