"LRT Sumsel, progres saat ini sudah mencapai 40%. Menurut saya ini masih agak terlambat karena targetnya itu, waktu saya jadi PPK nya, akhir tahun ini konstruksinya harusnya sudah selesai," katanya dalam paparan pada acara Lokakarya Kementerian Perhubungan, di Hotel Aruna Senggigi, Lombok, Jumat malam (21/4/2017).
Progres konstruksi yang cukup lambat sendiri dikarenakan oleh pembangunan jembatan LRT di sungai Musi yang tergolong rumit lantaran harus memperhatikan lalu lintas yang berkaitan dengan aktivitas di Sungai. Selain itu kendala cuaca juga membuat progres pembangunan jembatan ini kurang cepat. Saat ini progres pembangunan jembatan masih sekitar 20%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun demikian, target LRT Sumatera Selatan yang harus rampung sebelum Asian Games 2018 mendatang, membuat pekerjaan harus dilakukan percepatan. Ia mengatakan, LRT Sumsel diharapkan bisa beroperasi Juni nanti, dua bulan sebelum Asian Games 2018 dimulai.
"Ini bisa ontime dengan catatan dilakukan percepatan. Cuma memang, yang perlu jadi perhatian serius, karena dia (jembatan Sungai Musi) dibuat di sungai, arus lalu lintas yang melewati sungai perlu diperhatikan dan bagaimana kondisi sungainya," pungkasnya. (dna/dna)










































