Hal tersebut diungkapkan Pemilik CT Corp Chairul Tanjung saat menjadi pembicara di acara Kongres Ekonomi Umat (KEU) 2017 di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Sabtu malam (22/4/2017).
Dia menyebutkan, ada beberapa hal yang membuat masyarakat miskin tetap miskin dan sulit keluar dari jurang kemiskinan, yaitu budaya. Pria yang akrab disapa CT ini mengatakan, budaya yang dimaksud adalah budaya kemiskinan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Chairul Tanjung jadi pembicara di acara Kongres Ekonomi Umat 2017 Foto: Hendra Kusuma |
"Seharusnya segera menyelesaikan tugas agar bisa santai, tidak terbiasa berdisiplin, mengalah untuk menghindari konflik, terus hanya mau tahu kulitnya saja, ini masalah yang ada, kita terjebak dalam budaya kemiskinan," tambah Mantan Menko Perekonomian tersebut.
Tidak hanya itu, sulitnya masyarakat di Indonesia yang keluar dari jurang kemiskinan dikarenakan terjebak oleh budaya instan. Misalnya, ingin cepat kaya tapi dengan korupsi, padahal untuk menjadi kaya itu halal bahkan diwajibkan tetapi dengan cara yang benar. Lalu, ingin urusan cepat namun dengan melakukan suap.
"Saya mencoba membuat lebih konkret apa yang harus kita lakukan, pertama kita harus mendidik umat kita jangan lagi tangan di bawah, kenapa agama kita ajarkan sebaik-baiknya tangan itu yang di atas bukan di bawah, jadi jangan pernah mendidik umat kita menjadi seorang peminta-minta, buatlah umat kita yang mau berjuang untuk merebut kesuksesannya, bukan belas kasihan orang lain, karena itu penyakit harga diri," kata dia.
"Oleh karenanya dia harus inovatif, kreatif dan entrepreneur agar bisa bersaing dengan umat lain," tukasnya. (mkj/mkj)












































Chairul Tanjung jadi pembicara di acara Kongres Ekonomi Umat 2017 Foto: Hendra Kusuma