BI Prediksikan Kenaikan Inflasi Capai 8,8 Persen

BI Prediksikan Kenaikan Inflasi Capai 8,8 Persen

- detikFinance
Senin, 25 Apr 2005 15:50 WIB
Jakarta - Gubernur Bank Indonesia Burhanuddin Abdullah memperkirakan kemungkinan akan terjadi kenaikan inflasi mencapai 8,8 persen. Hal ini diakibatkan dari jatuhnya Rupiah terhadap nilai dolar AS belakangan ini. "Kelihatannya memang sampai bulan ini seperti itu. Target 7 persen tapi kemungkinan naik 8,8 persen juga ada," katanya usai mengikuti pertemuan bilateral antara Presiden SBY dan Presiden Cina Hu Jintao di Istana Merdeka, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Senin (25/4/2005). Dia juga menjelaskan kurs rupiah pada Juni 2004 sempat menguat pada angka Rp 8.900. Namun menurutnya nilai Rupiah yang berkisar hingga Rp 9.600 saat ini merupakan hal yang biasa.Dia mengakui, penurunan nilai tukar Rupiah tersebut berdampak pada inflasi. "Itu ada hitungan-hitungannya setiap kenaikan 1 persen berdampak pada inflasi, saya gak hafal. Kita berencana mendiskusikan hal ini kepada pemerintah," katanya.Dia juga menjelaskan, sesuai dengan program BI berencana akan mendiskusikan hal ini dengan pemerintah. "Dan BI juga telah mengirim surat kepada SBY untuk hal ini," katanya.Selain itu, BI juga akan melaporkan kepada presiden tentang fourth quarter of our economic. "Sekarang memang rupiah seperti keliatan melemah dan ada dampak terhadap inflasi, akan dilihat apakah mau kontinyu atau dengan berbagai sntimen positif akan berdampak baik. Selalu ada arahan revisi upward, tetap atau turun," katanya. (mar/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads