Lembong Khawatir Isu Kelompok Garis Keras di Pilkada DKI

Lembong Khawatir Isu Kelompok Garis Keras di Pilkada DKI

Michael Agustinus - detikFinance
Rabu, 26 Apr 2017 13:39 WIB
Lembong Khawatir Isu Kelompok Garis Keras di Pilkada DKI
Foto: Michael Agustinus
Jakarta - Panasnya Pilkada DKI Jakarta tak berdampak signifikan pada investasi. Iklim investasi Indonesia tetap bergairah, tak terpengaruh hasil Pilkada DKI Jakarta.

"Dalam berbagai diskusi dengan investor dari berbagai negara, Pilkada tidak punya dampak signifikan pada investasi dan sentimen investor," kata Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Thomas Lembong, dalam konferensi pers di Gedung BKPM, Jakarta, Rabu (26/4/2017).

Pihaknya justru khawatir pada dampak pemberitaan media-media asing soal Pilkada DKI Jakarta, bukan pada Pilkada DKI Jakarta itu sendiri. Banyak media asing yang menilai hasil Pilkada DKI Jakarta merupakan kemenangan bagi kelompok garis keras.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sorotan negatif yang berlebihan dari media-media asing terkait Pilkada DKI Jakarta menutup kenyataan, Indonesia sedang menjalankan reformasi ekonomi, deregulasi, pembangunan infrastruktur yang jelas memberikan kemudahan bagi investor.

"Saya malah khawatir isu kelompok garis keras jadi alasan. Padahal faktor sebenarnya adalah reformasi perekonomian, deregulasi, pembangunan infrastruktur yang menentukan. Jadi kita jangan berlebihan menyikapi perkembangan-perkembangan politik seputar Pilkada Jakarta," ucapnya.

Tom pun membantah keras pemberitaan-pemberitaan yang menyebut Pilkada DKI Jakarta merupakan pertanda menguatnya radikalisme di Indonesia. Ia menegaskan, demokrasi di Indonesia masih berjalan dengan baik, tidak ada gejolak serius di masyarakat. Situasi masih kondusif, baik untuk investasi.

"Saya mau bicara sedikit soal hasil Pilkada DKI Jakarta. Saya mau sampaikan bahwa saya menolak keras interpretasi bahwa Pilkada minggu lalu kemenangan garis keras. Memang kelompok tertentu memainkan peranan, tapi berlebihan kalau disebut kemenangan kelompok garis keras," tutupnya. (mca/wdl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads