Follow detikFinance
Kamis 27 Apr 2017, 14:29 WIB

Canda JK: Kalau Tidak Macet, Ekonomi Kita Mundur

Muhammad Taufiqqurahman - detikFinance
Canda JK: Kalau Tidak Macet, Ekonomi Kita Mundur Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyebut salah cara untuk mengukur kemajuan ekonomi Indonesia adalah pada perkembangan penjualan kendaraan. JK bahkan bercanda soal hubungan kemacetan dan ekonomi.

"Untuk mengukur detak, detik atau pun kemajuan ekonomi, salah satunya yang mudah ialah juga mengukur bagaimana penjualan kendaraan, di samping rumah dan sekarang retail. Dengan tiga ukuran itu kita tahu ekonomi kita, berjalan bertumbuh atau tidak," ujar JK di acara International Indonesia Motor Show (IIMS), JI Expo Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (27/4/2017).

Pertumbuhan penjualan kendaraan pada tahun 2017 menunjukkan perkembangan ekonomi Indonesia yang cukup baik dibanding tahun sebelumnya. Meski efek pertumbuhan penjualan kendaraan menyebabkan kemacetan.

"Artinya menambah kemacetan. Memang kemacetan salah satu. Kalau tidak macet kita khawatir, artinya ekonomi kita mundur," kata JK.

Kalau tidak macet kita khawatir, artinya ekonomi kita mundurWakil Presiden RI Jusuf Kalla

Solusi kemacetan tersebut, lanjut JK adalah dengan pembangunan infrastruktur semisal jalan. JK Menambahkan, untuk industri otomotif, masyarakat menginginkan adanya harga yang terjangkau namun memilik teknologi yang bagus.

"Pemerintah tentu mendukung, sangat berkeinginan bukan hanya menjadi pasar yang besar, tapi juga produksi dan pengekspor yang besar. Salah satunya adalah keinginan kita memperbaiki infrastruktur, sehingga indonesia menjadi manufaktur atau pengekspor kendaraan yang bersaing dengan Thailand," jelasnya. (fiq/ang)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed