Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, proses pembangunan GORR sudah tersambung sekitar 30 km. Dari jalur yang sudah terhubung itu sekitar 16 km sudah terbalut aspal.
"Dari 30 km yang sudah tersambung 16 km sudah diaspal, Jadi sudah sekitar 40%," tuturnya di Gorontalo, Senin (1/5/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"HTI itu dengan Gubernur. Kalau yang lahan masyarakat karena itu ternyata tempat pembuatan batu bata, nah dia tidak ingin dibeli hanya luasnya tapi volume tanahnya juga," terangnya.
Kendati begitu diyakini sepanjang 30 km GORR akan rampung tahun ini dan bisa dilalui dengan jalan kabupaten setempat. Sementara untuk segmen 3 atau sisanya akan mulai proses pembebasan lahan pada 2018.
"2017 haru sudah berfungsi, di akhir segemn 2 disambungkan dengan jalan kabupaten untuk keluar. Kalau keseluruhan GORR target seleai 2019," tukasnya.
Dari sepanjang jalan GORR juga terdapat 2 proyek jembatan, yakni Paket Pembangunan Jembatan GORR I-I sepanjang 212 meter senilai Rp 62,45 miliar dan Jembatan GORR I-2 sepanjang 253 meter senilai Rp 63,87 miliar.
Sementara total dana yang sudah tersalurkan untuk proyek GORR secara keseluruhan hingga 2017 sebesar Rp 743 miliar. Dana tersebut berasal dari sharing APBN dan APBD. (dna/dna)











































